Hakim Belum Selesaikan Putusan Vonis 10 Petani

 

Tobasa | Persidangan dengan agenda pembacaan vonis terhadap 10 petani di Pengadilan Negeri (PN) Toba Samosir, terpaksa ditunda karena majelis hakim belum menyelesaikan putusannya, kemarin  (1/2/2017) siang. “Sehubungan dengan belum selesainya putusan oleh majelis hakim, maka dengan ini sidang ditunda dan dilanjutkan 15 Februari mendatang,” ujar ketua majelis hakim, Syafril Batubara.

Mendengar hal tersebut, kuasa hukum para terdakwa sempat mempertanyakan alasan tidak selesainya putusan itu. “Banyak sekali kasus yang kita tangani. Termasuk perdata juga, sementara kami (hakim) hanya 3 saja, jadi kami harap agar dimaklumi,” ujar Syafril menjawab pertanyaan kuasa hukum terdakwa.

Atas penundaan pembacaan putusan tersebut, tak hanya kuasa hukum dan terdakwa yang terlihat kecewa. Namun para pengunjung yang sengaja datang dari kampung untuk memberikan dukungan kepada para terdakwa juga tampak kecewa. Sebelumnya, 10 petani dari Desa Meranti Timur Kec Pintu Pohan Meranti, Kab Tobasa dituntut oleh JPU (Jaksa Penuntut Umum) Friska Sianipar, 1 tahun kurungan penjara, denda Rp50 juta subsider 6 bulan penjara potong masa tahanan.

Ke 10 petani ini didakwa bersalah karena mengelolah lahan yang diduga kawasan BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) di Dusun Sigalapang, tak jauh dari kediaman para terdakwa pada tahun 2015 lalu. Ke 10 petani ini merupakan pengurus kelompok tani Ketanrantim, yang menanami padi di lahan tersebut. (alex)

Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.