DELISERDANG|Roslina boru Ginting (48) warga Dusun 4 Desa Suido Mulyo Kecamatan Biri-biru menangis histeris di Pengandilan Negeri Lubukpakam dikarenakan tidak menerima keputusan Majelis Hakim yang memutuskan kepada terdakwa Teguh Karya Barus kasus pencabulan terhadap anaknya yang masih dibawah umur dengan vonis 3 tahun penjara .

Sidang putusan trersebut di gelar di PN Lubukpakam, Senin (6/2) yang dipimpin oleh Majelis Hakim Liberty .S. di mana Pantauan M24.CO sebelum memutuskan Liberty mengulangi membacakan dakwaan terhadap terdakwa Teguh Karya Barus dan setelah membacakan Majelis Hakim langsung memutuskan vonis kepada terdakwa kasus pencabulan anak di bawah umur tersebut dengan vonis 3 tahun penjara dan membayar biaya perkara sebesar 2 ribu rupiah .

“Apa mungkin karena kami orang yang tidak mampu, sudah hancur masa depan anak saya dibuat terdakwa itu dan dengan seenaknya mereka memutuskan 3 tahun penjara kepada terdakwa padahal anak saya masih di bawah umur. Tadi pun sewaktu mau sidang tiba-tiba saja saya di kabari, sampai-sampai saya gak sempat ganti baju terpaksa saya pakai baju untuk bekerja karena buru-buru, dimanalah keadilan dan dengan seenaknya saja mereka setelah memutuskan semuanya bubar masing-masing seperti tidak memperdulikan kami,” ungkap Roslina sambil meratap di PN Lubukpakam.

Saat dipertanyakan kepada JPU (Jaksa Penuntut Umum) soal penuntutan terhadap terdakwa kasus pencabulan tersebut mengatakan,” Saya tuntut 3 tahun penjara,” Jelas Amelisa Tarigan.(Aswar)

Loading...