Hiburan Pesta Jadi Petaka, Pulaknya Jadi Lapak Judi

 

kerja-copyM24.CO| SERGAI

Hajatan pesta yang seharusnya menjadi luapan kegembiraan berubah menjadi kesedihan. Karena sebagian pengunjung yang hadir harus meringkuk di balik jeruji besi. Adalah pesta perkawinan Rabu (16/11/2016) di Dusun Rambe Pasar 6 Desa Melati Kec Perbaungan, Sergai yang cukup ramai dihadiri oleh pengunjung.

Namun di tengah hingar bingar suara musik di pesta perkawinan tersebut, sekelompok orang tampak berkerumun sedang asyik memainkan permainan judi kopyok. Awalnya mereka yakin bahwa Polisi tidak mungkin mengendus keberadaan mereka karena kegiatan mereka tertutup oleh acara pesta.

Keasyikan mereka saat bermain judi pun buyar setelah Petugas yang mampu mengendus keberadaan mereka melakukan penggerebekan dan menangkap 3 pemain dan 1 sangbandar. Kejadian penggerebekan itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB setelah petugas melakukan pengamatan dan memastikan peran dari masing-masing pemain maupun bandar judi.

Adapun inisial bandar dan para pemain itu US (44) dan  B (52)  keduanya warga setempat, serta 5 (56) warga Dusun III, Desa Lestari, Kec Pegajahan, Sergai sedangkan sang bandar  AF (55) warga Dusun Perjuangan, Desa Pegajahan, Kec Pegajahan, Sergai dari tangan sang bandar polisi berhasil mengamankan barang bukti beberan, 6 buah mata dadu,  1 mangkok, lilin, tas serta uang tunai Rp 905 ribu.

Kapolres Sergai AKBP Eko Suprihanto kepada M24.co Rabu (16/11)  membenarkan penangkapan anggota Sat Reskrim Polres Sergai terhadap bandar dan pemain judi kopyok.

Saat ini menurut Kapolres, semua pemain dan bandar judi diamankan di Mapolres untuk proses penyidikan lebih lanjut. Diterangkan pula oleh Kapolres bahwa mereka yang ditangkap dikenakan Pasal 303 ayat 1 ke 1e, 2e, 3e dan ayat 3 KUHPidana, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda maksimal Rp 25 juta.(darmawan)

Tags:
Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.