Hj. Harahap Minta Pengembang ‘Angkat Kaki’ dari Lahan Sengketa

12-112016-8-na

M24.CO|PALUTA

Para pihak keluarga ahli waris Hj Hafsotul Mardiah Harahap  meminta pihak pengembang untuk angkat kaki dari lahan sengketa yang diduga diserobot DL Sitorus untuk pembangunan hotel di Kawasan Paranginan, Desa Purba Sinomba, Kecamatan Padang Bolak.

“Kosongkan dan bongkar barak itu,” tegas Hj Hafsotul Harahap kepada wartawan Sabtu (12/11) yang  mengaku pemilik sah lahan tersebut.

Pihak ahli waris yang sudah menduduki lahan sekira satu bulan lebih memberi tenggat waktu kepada pihak pengembang untuk segera membongkar barak pekerja tersebut.

Jika tidak, pihaknya mengancam akan membongkar sendiri secara paksa.

“Kami sudah peringatkan terlebih dahulu kepada pihak pengembang supaya segera angkat kaki serta membongkar bangunan yang didirikan di atas lahan saya itu,” ungkapnya.

Menurut Hafsotul, pihaknya sebelumnya sudah memasang pagar di sekeliling lahan miliknya itu. Namun, mereka terkendala lantaran masih adanya bangunan barak pekerja di atas lahannya seluas tiga hektare tersebut.Dasar dilakukan pemasangan pagar karena DL Sitorus disebut telah menyerobot lahannya untuk dijadikan pembangunan hotel.

Dikatakan, lahan tersebut dibeli DL Sitorus dari H Paisal Siregar. Sementara, lahan H Paisal di lokasi pembangunan hotel hanya seluas 4 hektare. Namun yang dijual kepada DL Sitorus seluas 7 hektare.

“Berarti DL Sitorus sudah menguasai lahan saya seluas 3 hektar dan bahkan lebih,” sebutnya.

Hafsotul juga mengaku bayak kejanggalan atas luas lahan yang sudah ditembok pengusaha DL Sitorus itu.

Dari hasil pengukuran ulang yang dilakukan, ternyata luas lahan yang sudah ditembok DL Sitorus untuk pembangunan hotel sudah lebih.(sabar)

Loading...
author