Ini Dia Tiga Pekerja Jadi Korban Reruntuhan Besi Peranca

img-20161005-wa017M24.CO – MEDAN – Tak lama mendapat kabar jatuhnya reruntuhan bangunan yang diketahui merupakan milik Ir. Derom Bangun warga Jalan Mojopahit No. 136, Kel. Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Rabun Sebayang selaku pemborong bangunan angkat bicara.

Kepada wartawan, Rabun mengatakan bahwa kecelakaan kerja tersebut bermula dari terlalu tebalnya rangkaian bangunan relief yang sedang dibuat.

“Memang kecelakaan kerja ini sangat tidak kita inginkan. Dari lantai dua, pekerja kita sedang membuat relief, mungkin karena terlalu tebal membuat beban terlalu berat dan runtuh, hingga membuat besi peranca bangunan turut runtuh,” jelasnya.

Ketika ditanya soal ketiga pekerjanya yang menjadi korban, ia membenarkan dan ketiganya masih mendapatkan perawatan di RSU. Bhayangkara.

“Memang ada tiga pekerja kita yang menjadi korban. Tidak ada yang tewas, cuma luka ringan saja,” bebernya.

Ketiga pekerja tersebut ialah Juli Ariandi (29) warga Desa Paya Mabar, Kec. Stabat, mengalami luka lecet dikening sebelah kiri, luka lecet disamping perut pusar kiri, luka lecet tangan kiri, luka lecet dibawah lutut dan disamping mata kaki kiri dan luka lecet dikaki.

Andi saputra (26) warga Jalan Dano  Tondano Km 17, Binjai, mengalami luka bengkak dikening, luka di jari manis dan tangan kanan lecet. Kasman (30) warga Jalan Dano Tondano Km 17, Binjai, mengalami luka lecet bibir atas bawah dan luka lecet tangan kiri.

Terpisah, Kapolsek Medan Baru, Kompol Ronni Bonic, SH, Sik, MH, ketika dikonfirmasi, membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar, ada korban dari runtuhnya bangunan yang akan dibuat relief di Jalan Iskandar Muda. Ketiganya mengalami luka ringan dan berat. Sementara, hingga saat ini lokasi proyek pengerjaan kita berikan police line untuk tidak ada aktifitas apapun, selama proses penyelidikan sedang berlangsung. Penanggung jawabnya sudah dimintai keterangan dan masih dalam pemeriksaan,” pungkasnya.(Robert)

Loading...
author