Ini Kejahatan Pembobol Rumah Yang Ditembak Mati

M24.CO|MEDAN
Aksi pencurian yang dilakukan Marulam (40) sebagai pembobol rumah mewah memang tak tanggung. Terbukti, rumah Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Medan yang berada di Jl Setia Budi, Kec Medan Selayang, pun tak luput dari aksi jarahan Marulam cs. Hasilnya, brangkas yang berisi uang Rp30 juta, perhiasan, 1 unit laptop, 1 unit hp dan surat2 seperti 4 buah dan BPKB dan 5 buah passporr digondol pelaku.

Informasi yang dihimpun, dalam menjalani ‘karirnya’ sebagai pembobol rumah mewah, terhitung Marulam cs sudah beraksi sebanyak 15 kali di Kota Medan. Berikut lokasinya.

Adapun tersangka pernah beraksi dirumah mewah kawasan Jl Sei Batang Hari, Kec Medan Sunggal 9 Juli 2016 lalu dan menggasak 1 unit brangkas yang berisi 3 buah BPKB dan surat-surat penting. Selanjutnya dikawasan Jl Setia Budi Bunga Melur 4 yang menggasak 1 unit tv 32 inch.

Lalu, Marulam cs mengulangi aksinya di Jl Setia Budi dan berhasil mencuri 1 unit laptop, 10 unit hp dan perhiasan. Tak berhenti disitu, Jl Sunggal juga ‘dikunjungi’ Marulam cs yang menggasak 1 buah gitar dan celengan yang berisi uang tunai sebesar Rp25 juta.

Acap kali berhasil, Marulam cs pun ketagihan. Aksi selanjutnya pun terjadi di Jl Pasar I Marelan dengan mengambil 4 buah tas, 1 unit kosmetik dan beberapa botol parfum.

Aksi berikutnya di Jl Marelan Perumahan Tanah Enam Ratus 6 Juli 2016 lalu dan hanya mendapatkan gitar. Dihari yang sama, rumah mewah di Jl Kasuari, Kec Medan Sunggal, juga dibobol pelaku yabg berhasil menggasak 8 buah jam tangan, celengan, beberapa perhiasan, uang tunai 700 ribu, 4 unit kamera emas dan 1 unit hp.

Selanjutnya, rumah mewah Jl Amal, Kec Medan Sunggal, dibobol pelaku yang mencuri 2 unit hp, laptop, notebook, perhiasan dan celengan. Lalu rumah di Jl Marelan Pasar II, Kec Medan Labuhan, menggasak laptop, notebook, 2 unit hp dan perhiasan.

Aksi berikutnya di Jl Gaperta, Kec Medan Helvetia, Marulam cs mencuri laptop, uang sebanyak Rp5 juta dan perhiasan senilai 20 juta. Lalu Jl Setia Budi, Kec Medan Sunggal, mencuri laptop dab perhiasan senilai 10 juta.

Sebelum tewas ditangan petugas Polsek Helvetia, aksi Marulam cs jugabberlangsung di Jl Pasar V Marelan dengan menggasak perhiasan senilai 5 juta, 2 unit hp dan uang tunai sebanyak 2 juta. Lalu Jl Titi Papan menggasak perhiasan senilai 2 juta, uang tunai Rp3 juta, laptop, notebook, hp dan jam tangan. Terakhir, Jl Ringroad Pasar IIX dengan menggasak celengan berisi uang 1, juta, perhiasan dan uang tunai sebanyak Rp6 juta.

Kapolsek Helvetia, Kompol Hendra Eko pun mengaku jika kini pihaknyabmasih berkordinasi dengan Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan untuk menangkap pelaku lainnya.

“Sejauh ini tinggal seorang pelaku lagi yang masih buron, kita juga sudah berkordinasi dengan Unit Pidum Polrestabes Medan,”tukas Hendra.(rahmad)

Tags:
Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.