Ini Sidang Anak Tabrak Ibu Hingga Tewas

‘Ibu datangi saya lewat mimpi, kepala ku disayang sayang’

78cf1d07-c850-4685-9a75-0b89a53b16b3-copyM24.CO| TOBASA

Kasus ini terjadi pada hari Jumat (29/7) malam lalu. Saat itu, Ricardo Parinando Pardede (26) tega menabrak ibu kandungnya sendiri, Ratina Br Tampubolon (54) hingga tewas, persis di Jalinsum Balige-Taput, tepatnya di Desa Longat, Kecamatan Balige, Tobasa.

Ricardo sempat berupaya merekayasa kematian ibu kandungnya, seolah-oleh menjadi korban tabrak lari. Namun aksinya kemudian terendus pihak kepolisian, dan akhirnya menetapkan Ricardo sebagai pelaku atas kematian korban.

Rabu (23/11) sore, Ricardo menjalani persidangan sebagai terdakwa. Namun ia mengaku tidak merencakan pembunuhan terhadap ibunya itu. Ia menyebut saat itu dirinya emosi terhadap ibunya karena memintanya untuk menceraikan istrinya.

“Saya nggak ada merencanakan itu, Pak. Itu hanya emosi sesaat karena mamak menyuruh aku menceraikan istri ku,” sebut terdakwa kepada ketua majelis hakim, Syafril Batubara.

Sementara kepada JPU (Jaksa Penuntut Umum) Frengky H Pasaribu, terdakwa juga memberikan pengakuan yang sama.
“Ngak ada ku rencanakan itu, Pak. Itu memang murni karena emosi sesaat saja,”sebutnya.

Namun terdakwa mengaku sudah 3 kali ditemui oleh ibunya melalui mimpi. “Sudah 3 kali aku dijumpai mamak lewat mimpi, Pak. Pertama waktu saya masih di Polres, mamak datang ke mimpi ku. Kepala ku disayang-sayang,”sebut terdakwa.

“Sudah lah nak, jangan takut kau ya. Aman-amannya semua itu, yang penting kau sehat-sehat. Maaf kan mamak ya, mamak pergi dulu,” ujar terdakwa mengulang pesan ibunya lewat mimpi itu. Usai mencecar terdakwa dengan berbagai pertanyaan oleh JPU, majelis hakim dan kuasa hukum, Ketua Majelis Hakim mengakhiri persidangan dan akan dilanjutkan pekan depan.(alex)

Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.