Inilah Kronologis Perampokan Acong Cs

M24.CO|MADINA

Setelah didalami dan dilakukan interogasi, M.Riki Witanto alias Acong (22) warga Jalan Garuda Gg. Sarion No. 20, Perumnas Mandala, Kel. Tegalsari II, Kec. Medan Denai, membeberkan kronologisnya.

Saat melintas tepat didepan swalayan Maju Bersama, Jalan KL Yos Sudarso, Sabtu (31/1/2015) lalu, Gustiawan Pratama (22) warga Jalan Muchtar Basri Gg. Suratman No. 29, Kel. Glugur Darat, Kec. Medan Timur, korban perampokan sadis, langsung dipepet oleh Acong CS dari arah belakang berjumlah delapan orang.

Saat itu pula, Acong CS langsung mencabut kunci kontak sepeda motor dan mematikannya hingga membuat korban terjatuh. Melihat korban terjatuh, dengan sigap para kawanan perampok sadis ini mendatangi korban disertai ancaman dengan menempelkan senjata tajam jenis klewang kepada korban.

Tak berdaya, korban pun pasrah membiarkan para kawanan perampok, merampas sepeda motor Honda Beat BK 6967 ARB warna putih les pink.

“Jadi, dalam beraksi, Acong CS selalu memepet targetnya dan mencabut kunci kontak, hingga korbannya terjatuh untuk menjaga keseimbangan. Setelah jatuh, barulah mereka beramai-ramai merampas paksa sepeda motor korban dengan mengacukan klewang kepada korbannya,” jelas Kapolsek Medan Barat, Kompol Victor Ziliwu, SH, Sik, MH, melalui Kanit Reskrim, Iptu Syahril Siregar.

Masih kata perwira berpangkat dua balok emas dipundaknya ini, bahwa tersangka Acong berperan sebagai joki dan sebelumnya pernah beraksi di dua lokasi yang berbeda.

“Setelah diinterogasi, tersangka mengaku menggunakan hasil penjualan sepeda motor curian itu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Acong sendiri berperan sebagai joki dalam setiap beraksi. Bahkan ia sebelumnya pernah beraksi di Jembatan Layang Pulo Brayan Bengkel, Kec. Medan Timur, dan di Jalan Wahidin Tanggal 31 Januari 2015 lalu,” pungkasnya.(Robert)

Loading...
author