Mantap.., Polsek Medan Helvetia Lepaskan 3 Penadah Mobil Curian

327

img-20161012-00714M24.CO | MEDAN – Pelapor kasus pengelapan mobil Parlindungan Situmorang (45) warga Jalan Sempurna Lingkungan VI No. 16-A, Kel. Cinta Damai, Kec. Medan Helvetia mengaku kesal dengan sikap Kapolsek Medan Hevetia Kompol Hendra Eko Triyulianto. Sebab tanpa alasan yang jelas, Kepolsek melepaskan 3 pelaku pengelapan yang beberapa hari lalu ditangkap. Ketiga pelaku yang kini menghirup udara segar itu adalah K, B dan SH.

Kepada wartawan Parlindungan mengungkapkan, ketiga pelaku sempat menjadi buron. Setelah 4 bulan dikejar, 3 pelaku berhasil ditangkap. Sayang, kini ketiga orang itu sudah dilepas. “Katanya mengayomi, melindungi dan melayani masyarakat. Empat bulan bukan waktu yang singkat untuk menangkap para tersangka bang. Gak ada dihargai sedikit pun. Suka-suka mereka melepaskan ketiganya, sempat tegang urat aku sama Kanit Reskrimnya bang. Memang menantang dan bandal kali polisi yang satu itu bang,” kesal korban kepada wartawan, Rabu (12/10).

Menurut korban, dirinya sempat mendapat perlawanan hukum oleh Iptu Herison Manullang, SH, selaku Kepala Unit Reskrim Polsek Medan Helvetia, untuk menjerat ketiga tersangka tersebut.

“Tersangka utamanya si AJ bang, ketiganya ini turut serta membantu menjual mobilku sama oknum TNI Praka D yang bertugas di Yonif 100/Raider. Tapi, pas kami serahkan keempat tersangka, seenak-enaknya Kanit Reskrim bilang sama ku untuk melepaskan ketiga tersangka yang berperan sebagai penjual mobilku itu,” bebernya.

Mendengar keterangan perwira berpangkat dua balok emas dipundaknya itu, membuat korban bak disambar petir. Cekcok antara aparat penegak hukum dan warga sipil pun terjadi.

“Masa mau dilepaskannya ketiga itu bang ‘Kita lepas aja yang tiga itu lae’, berontak lah aku bang, disitu dijawabnya lagi ‘kalau kulepas kenapa rupanya? Bisa lae tangkap mereka rupanya?. Langsung naik pitam aku bang, kubilang sama dia ‘terserah lae ajalah kayak mana yang terbaik’. Disitu langsung ku tanda tangani surat yang dibuatnya, kesalahanku adalah tidak membaca isi surat yang diberikannya itu bang,” ucap korban menirukan perkataan Herison.

Terpisah, ketika dikonfirmasi terkait dilepaskannya ketiga tersangka, Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Hendra Eko Triyulianto, mengatakan bahwa ketiga tersangka tidak terbukti terlibat dalam kasus tersebut. “Apa, apa yang mau dikonfirmasi? Ketiganya gak terbukti, makanya kita lepas. Lagian udah berdamai kok dengan korban,” ketusnya.(Robert)

 

Loading...