Menantu Bakar Mertua Hingga Tewas

M24.CO | SIMALUNGUN
Pelaku pembakaran secara sadis terhadap Nur Intan Rambe (45) dan anak gadisnya Fatia Maharani (13) pada Senin (28/11/2016) dini hari di Gang Holbung, Huta 3 Nagori Bandar Sawah, Perdagangan, Kabupaten Simalungun akhirnya terungkap.
Pelakunya diduga kuat adalah menantu korban inisial AL yang berhasil diringkus petugas kepolisian dari kediaman orangtuanya di Kabupaten Sergei.
 
“Kita sudah tangkap kemarin dari rumah orangtuanya di Sergei. Diduga si pelaku adalah menantu korban,” ujar Kanit Reskrim Polsek Bangun, Ipda T.Simamora menjawab Metro24.co, Kamis (1/12/2016) pukul 14.00 Wib. Sekarang imbuhnya tersangka masih dalam pemeriksaan penyidik kepolisian.
 
Informasi didapat, motif pembakaran yang mengakibatkan tewasnya Nur Intan diduga akibat dendam. AL yang memperisteri putri korban Dewi (20) disebut-sebut pernah diusir mertuanya itu dan dituding sebagai manusia tidak bertanggungjawab.
 
Merasa sakit hati, kemudian AL pada malam kejadian mendatangi rumah kediaman korban sembari membawa dua jerigen bahan bakar pertalite.
Tersangkapun masuk melalui pintu belakang dengan merusak pintu dapur. Setelah berada dalam rumah mertuanya itu, tersangka menyiramkan bahan bakar itu dan menyulutkan api hingga mertuanya menggelepar-gelepar akibat sekujur tubuhnya terbakar.
 
Tidak hanya Nur Intan yang terbakar, anak gadisnya Fatia (13) yang tak lain adik ipar tersangka pada bagian kaki kirinya ikut terbakar. Akibat luka bakar sangat serius, Nur Intan akhirnya meregang nyawa, sedangkan anak gadinya itu masih dalam perawatan.
 
Keterangan di kepolisian menyebutkan, pada malam kejadian itu, suami korba Aliamsyah (45) sedang bekerja di pabrik getah PT SRI Perdagangan, sedangkan Dewi dan bayinya selaku istri tersangka tidur di kamar lain. Teriakan minta tolong sempat terdengar hingga membangunkan Dewi. Seketika itu juga tersangka melarikan diri.
 
Walaupun Dewi mengaku belum mengetahui secara pasti siapa pelaku pembakaran terhadap ibunya hingga meninggal, namun keterangan tetangga ada yang sempat melihat AL jalan terburu-buru tidak pakai sendal.(maris)
Tags:
Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.