Naas! Masih Kemas-kemas Barang Curian, Pembobol Gudang PT Colombus Diringkus Polisi

M24.CO | KISARAN

Naas bagi Syarifuddin (29) dan Imran (26) keduanya warga Jalan Wilem Iskandar Kelurahan Mutiara Kecamatan Kota Kisaran Timur terpaksa mendekam dibalik jeruji besi karena membobol gudang milik PT. Colombus cash and credit di Jalan Maria Ulfa Sentosa Kisaran, Senin (17/10) tadi siang.

Informasi dihimpun M24.CO dilapangan, terungkapnya kasus pencurian barang-barang elektronik dari gudang milik PT. Colombus Cash and Credit berawal dari laporan warga kepada salah seorang anggota Polres Asahan Aipda Syafrizal Amri yang ketepatan bermukim tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).

“Warga mengaku curiga dengan gerak-gerik keduanya yang lalu lalang disalah satu rumah, kemudian diintai ternyata mereka sedang mengkemas barang-barang diduga hasil curian, kemudian kejadian itu dilaporkan kepada personil Polres Asahan tersebut, baru kemudian secara bersama-sama menyergap keduanya ” ujar Kapolsek Kota Iptu T Samosir melalui Kanit Reskrim Iptu Freddi Sibarani sembari menegaskan penangkapan keduanya sekitar pukul 10.00 WIB.

Kedua tersangka pelaku pencurian itu berikut barang bukti berupa 11 unit Tv LED dan satu unit Ac berikut kompresornya langsung diboyong ke Mapolsek Kota. “Selain kedua tersangka dan barang bukti barang elektronik juga turut diamankan peralatan yang digunakan kedua pelaku untuk mencongkel pintu gudang milik PT. Colombus Cash and Credit, beber Iptu Freddi Sibarani.

Simson Simamora Kepala Gudang PT. Colombus cash and credit saat dikonfirmasi membenarkan jika barang-barang elektronik yang dicuri kedua pelaku benar dari dalam gudangnya. “Benar bang, setelah dilakukan pengecekan daftar barang-barang berupa 11 TV LED dan satu unit AC berikut kompresornya tidak ada dalam gudang,” beber Simson Simamora singkat.

Kedua tersangka Syarifuddin dan Imran saat ditanyai membenarkan mereka yang mengambil barang-barang elektronik dari dalam gudang milik PT.Colombia Cash and Credit. “Kami masuk dengan cara mencongkel pintu besi yang ada dibagian belakang dengan peralatan berupa martil, obeng dan linggis kemudian barang – barang kami angkut dan disimpan didalam sebuah rumah tidak jauh dari TKP,” beber Syariffudin yang diamini Imran.

Sial saja belum sempat menikmati hasil curianya kedua pelaku keburu diringkus warga, ” repot kali warga disitu, yang kami ambil bukan milik mereka melainkan barang milik PT. Colombus Cash and Credit ” ujar Syarifuddin dengan nada kesal.(susilawadi)

Loading...
author