Nopember 2016, Ribuan Karung Bawang ilegal Gagal Dipasarkan

bawang

M24.CO|ASAHAN

Sedikitnya 4114 karung bawang ilegal asal Malaysia gagal dipasarkan, untuk urusan hukum selanjutnya diserahkan ke Stasiun Karantina Tanjungbalai.

Hal itu diterangkan Kapolres Asahan AKBP Tatan Dirsan Atmaja melalui Kasat Reskrim AKP Bayu Putra Samara mengatakan bawang ilegal sebanyak itu merupakan hasil tangkapan pihaknya selama priode Januari hingga Nopember 2016, terdiri dari 19 kasus yang berhasil diungkap dan kesemunya dilimpah ke Stasiun Karantina untuk proses hukum selanjutnya.

Barang bukti bawang ilegal ada yang dimusnakan di Polres Asahan setelah dilaporkan ke pihak Karantina dan ada yang diserahkan ke Karantina untuk proses hukum selanjutnya, “kita serahkan dan ada yang dimusnakan di Polres Asahan setelah dilaporkan ke pihak Karantina,” ujarnya.

“Kita tidak perna mentolerir kegiatan penyeludupan, diperairan bekerjasama dengan pihak Bea Cukai dan Pol Airud, sedangkan didarat kita awasi peredaranya tidak ada poin untuk pelaku kejahatan penyeludupan barang asal luar negeri,” pungkasnya.

Pihak Stasiun Karantina Tanjungbalai melalui Rizal Nasution ketika dikonfirmasi membenarkan penyerahan barang bukti bawal ilegal yang merupakan hasil pengungkapan Polres Asahan.

“Kita sudah terima barang bukti bawang ilegal asal luar negeri, sejak Januari hingga Nopember dan jumlahnya mencapai 4114 karung ada yang dimusnakan di Polres Asahan dan ada di Karatina pemusnahanya,” beber Rizal Nasution.

Sementara pantauan dilapangan, banyak pedagang yang masih menjual bawang ilegal asal luar negeri dan alasan mereka selain harganya murah untuk mendapatkan bawang asal luar negeri itu lebih gampang ketimbang bawang dalam negeri, ujar beberapa pedagang ketika dikonfirmasi. (Susilawadi)

Loading...
author