Pak Kapolda ! Tangkap Ketua Suporter PSMS Medan Kata Ortu Korban Pembunuhan

img_20161118_152154M24.CO|MEDAN
Orangtua yang menjadi korban bentrokan antar suporter Tim PMSM Medan, Hariyanto meminta kepada Kapolda Sumut, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel untuk menangkap pimpinan suporter di Kota Medan ini.

“Saya meminta kepada Kapolda untuk segera menangkap pimpinan para suporter bola di Medan ini. Karena jelas-jelas mereka merugikan orang lain hingga menewaskan anak saya mereka brutal dan tidak memiliki prikemanusiaan. Bukti dari semua ini. Sekarang anak saya meninggal,” ucap keras Hariyanto di depan halaman Polsek Medan Labuhan, Jumat (18/11/2016) sore.

Dalam kekesalannya, Hariyanto mengungkapkan kalau pimpinan para suporter telah memperalat semua anak-anak khususnya pelajar sekolah yang semuanya masih dibawah umur. Dan yang lebih parahnya lagi para suporter yang tergolong anak-anak itu dibawa tanpa sepengetahuan orangtuanya.

“Bubarkan saja fans-fans suporter yang jelas lebih banyak mudarat dari manfaatnya. Cukup anak saya saja yang menjadi korban dari kepentinga sekelompok orang ini,” kesal Haiyanto.

Dari informasi yang didapatkan reporter dunia maya ini, 2 pelaku telah ditangkap pihak Polres Pelabuhan Belawan yaitu Yugo Prayetno warga Pasar 1, Mabar dan Deni Bagas Pratama Warga Pasar 2, Lorong Bersama, Mabar.

Kronologisnya, korban, Haridiyanto (15) warga Marelan yang merupakan fans Kampak FC berkonfoi bersama para temannya untuk melihat pertandingan sepok bola di stadion Teladan Medan.
Belum lagi sampai di tujuan, tiba-tiba saja mendekati simpang Kayu Putih tepatnya dekat SPBU, korban bertemu dengan puluhan anak-anak yang merupakan Fans Club PSMS di dalam sebuah angkot. Dan aksi saling ejek dan melontaran makian pun terjadi antara dua kelompok suporter ini.Karena tak dapat menahan emosi bentrokan pun tak terelakkan lagi. Dan kedua kelompok pun saling serang dengan menggunakan kayu broti serta batu. Perkelahian sengit itu mengakibatkan korban harus tewas ditempat karena kepalanya pecah dihantam memakai batu.(totok)

Loading...
author