Pencuri Bego’ Nyaris Babakbelur Dihajar Massa

475

M24.CO|SIDIMPUAN

PS (24) warga Kampung Tobat, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan nyaris babakbelur dihajar massa ketika berusaha melakukan pencobaan pencurian di Lingkungan IV Kelurahan Sihitang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, Senin (10/10) sekira pukul 15.20 Wib dinihari.

Informasi yang dihimpun M24.CO senin 10/10 dilokasi kejadian bahwa aksi pencurian sudah sering terjadi di lingkungan itu. Warga banyak mengeluhkan akan ketidak nyamanan tersebut sehingga membuat warga melakukan ronda malam. Naas bagi PS yang mencoba mencari rumah sasarannya di lingkungan tersebut terburu dipergoki warga pada saat mencoba memasuki rumah warga yang mungkin sudah di gambar kian sebelumnya.

Warga yang tidak sabaran melihat sosok manusia asing itu melakukan pengejaran, dan ternyata PS berusaha memutar kenderaan roda dua yang ditungganginya dan berusaha kabur namun kesigapan warga berhasil menangkap PS sebelum berhasil kabur.

Setelah diinterogasi warga PS mencoba membela diri kalau dirinya masuk ke lokasi rumah-rumah penduduk tersebut untuk menemui kawannya yang bernama Safri  yang pada akhirnya hanya alasan saja untuk menghindari amukan massa. Apalagi sejumlah nama yang sebelumnya dia sebut sebagai temannya tak seorangpun benar adanya (tidak bisa dibuktikan-red).

Warga yang melihat gelagak PS yang tidak jujur dan banyak membohongi warga akhirnya membuat warga marah sehingga sejumlah pukulan sempat melayang.

Untungnya aksi warga tersebut dapat di kendalikan pada saat Babinsa dari Kodim 0212/TS, Asrin Gea dan Polmas Kelurahan Sihitang, Bripka Biduani , Lurah Sihitang Fadlan Batubara serta Kepala Lingkungan IV Kelurahan Sihitang Iwan tiba di lokasi kejadian.

Satu unit kenderaan roda dua dan PS dibawa ke kantor Lurah Sihitang untuk menjalani proses hokum terkait kasus ini. Setibanya di depan kantor Lurah Sihitang setelah menempuh perjalan lebih kurang 2 km dari lokasi kejadian.

PS yang kebetulan di bonceng Polmas Bripka Biduani tiba-tiba melompat dari boncengan dan melarikan diri. Polmas Biduani begitupun Lurah Sihitang, Fadlan Batubara serta Babinsa Asrin Gea mengetahui tahanannya kabur mencoba mengejar namun usaha mereka untuk menangkap kembali tersangka tidak berhasil.

“Larinya sangat cepat, bahkan saya sempat kaget ketika dia (PS-red) melompat pangar yang mugkin ada dua atau tiga meter ketinggiannya dan berhasil keluar dan kabur, mungkin masih cari air untuk menghilangkan pedas, panas cabe yang sempat di kenakan massa ke badannya,”kata Lurah sambil mengeluh tidak kuat untuk mengejar.

Sampai berita ini diturunkan orang tua PS sudah mendatangi Lurah dan akan melakukan langkah penyelesaian kasus yang di buat anaknya termasuk mengurus kenderaan roda dua yang kini masih ditahan oleh warga.

Sejumlah warga Kampung Tobat yang mengetahui PS tertangkap warga saat berusaha melakukan pencurian, juga tidak heran terhadap sosok PS yang sudah sering keluar masuk penjara.

“Baru dua bulan lalu PS itu keluar dari penjara, dan anaknya memang bandal,”kata H. Harahap saat dihubungi melalui selularnya.

Ibunya PS sendiri H. Boru Harianja mengakui anaknya tersebut susah dinasehati, dan mengakui PS bar keluar dari penjara karena berhantam dan istrinya sendiri sudah tiada.

“Sudah banyak air mata saya tumpah tapi tidak pernah didengarnya pak, anaknya sendiri pun jadi saya yang mengurusnya,”kata H. Boru Harianja dihadapan Lurah Sihitang dan Kepling LK-IV.(sabar)

Loading...