Brak!! Depan UNA, Truk Ringsek Sopir Koma

sopir yag tabrakan saat dirawat medis (m24.co/susilawadi)

M24.CO|ASAHAN
Kecelakaan beruntun antara dua unit dump truk dengan satu unit tronton akibat ugal – ugalan di Jalan Lintas Sumatera ( Jalinsum ) Medan – Rantauparapat atau persisnya di depan Universitas Asahan (UNA) mengakibat truk ringsek sopir remuk, Jumat pagi (11/11/2016).

Iformasi dihimpun metro24.co di TKP, kecelakaan yang mengakibatkan Rudi Amaturahman alias Endon (21) sopir dump truk BM 9661 FG, warga Jalan Gergaji Lingkungan VI Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kota Kisaran Barat berawal saat kendaraan yang dikemudikan Endon menghantam bagian belakang kendaraan yang ada didepanya.

Sejurus kemudian, mental ke sisi kanan dan menabrak truk tronton bernomor Polisi B 6065 PXR yang dikemudikan Edu Manulang (49) warga Pantai Labu, beber beberapa warga yang melihat kejadian ketika dikonfirmasi.

Bagian depan dump truk yang melaju dari arah Medan itu ringsek dan sopirnya remuk, ” bentruranya cukup keras, sopir tampak tergeletak sekitar 15 menit baru kemudian bangkit dan bahkan sempat mengutip tas yang berisikan surat – surat kendaraanya ” ujar warga lagi sembari mengatakan oleh petugas Sat Lantas korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Edu Manulang saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu dan mengaku jadi korban ugal – ugalan pengendara lain, ” naas ini bang, gara – gara ada Sopir yang ugal – ugalan, saya jadi korban ” ujar Edu Manulang yang mengaku dari Jakarta dengan tujuan Medan.

Menurutnya, kami datang dari arah berlawanan dan sejak dari kejauhan tampak dua unit dump truk melaju dengan kecepatan tinggi dan saling kejar, tidak tahu penyebabnya dump truk yang posisinya didepan mengurangi kecepatan sehingga yang posisinya dibelakang menabrak lalu terpental ke sisi kanan dan menabrak truk yang saya kemudian, ” untung truk itu terpental dan menabrak bagia bak, kalau bagian depan hajab saya ” ungkap Edu Manulang.

Suprayetno (50) orang tua kandung Rudi Amaturahman alias Endon saat ditemui di ruang tunggu UGD RS Wira Husada mengatakan, Endon ini anak ke dua saya dan sudah lama jadi sopir dump truk pengangkut tanah maupun pasir, tidak ada tanda – tanda maupun firasat buruk seperti biasa tadi pagi sewaktu mau berangkat Endon pamit, ” hati – hati ya nak kalau bawa motor ” itu nasihat saya kata Suprayetno.

Terpisa dr Rahmad Fuad dokter jaga di UGD RS Wira Husada saat dikonfirmasi mengatakan, pasien tiba dalam keadaan sadar mengalami luka serius  pada  kedua kaki serta tangan, sudah dilakukan tindakan medis, ” cukup serius luka dibagian kakinya, namun pihaknya sudah mengambil tindakan medis.

Kasat Lantas Polres Asahan, AKP Rikki Ramadhan dikonfirmasi melalui Kanit Laka Ipda S Tambunan membenarkan kejadian itu. Sementara masih dua unit yang terlibat tabrakan sedangkan satu unit lagi sebagaimana informasi di TKP pihaknya masih melakukan penelusuran saksi mata. (susilawadi)

Tags:
Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.