Brak!! Empat Pelajar Sergai Keritis

M24.CO I SERGAI

brakEmpat pelajar kritis dan dilarikan ke ruang IGD RSUD Sultan Sulaiman setelah kendaran yang mereka kendarai tabrakan di jalan umum Belidaan-Dolok Masihul, persisnya di Dusun V Senayan, Desa Simpang Empat, Kecamatan Sei Rampah, Selasa (15/11/2016).

Data yang diperoleh M24.co  identitas ke empat pelajar yang kritis dan dirawat di ruang Melur IGD RSUD Sultan Sulaiman masing masing, Mauza Uyun Matondang (17) warga Dusun II, Desa Rambung Sialang Tengah, dan Ayu Andira (17) warga Blok IX, Desa Silau Rakyat, keduanya pelajar kelas 3 SMAN 1 Sei Rampah, mereka mengendarai Honda Vario plat BK 6071 XAM.

Sedangkan kontranya, M Salim (14) warga Kampung Betung, Dusun III, Desa Silau Rakyat, dan rekannya M Irpan (16) warga Dusun V, Desa Silau Rakyat, keduanya pelajar SMP Swasta Alwashliyah (16) mereka mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter plat BM 3869 WE.

Kanit Laka Sat Lantas Polres Sergai, Ipda M Tambunan mengatakan, kedua kendaraan terlibat tabrakan dari arah yang saling berlawanan. “Diduga pengendara melaju dengan kecepatan tinggi dan mencari jalan yang bagus, sehingga terjadi tabrakan yang cukup keras yang mengakibatkan ke empatnya  luka berat,”terangnya.

Disebutkannya, para pelajar tersebut akan berangkat ke sekolah masing masing dari lokasi yang berlawanan. “Kedua kendaraan saat ini telah diamankan di Satlantas untuk proses lebih lanjut, sebelumnya anggota mengevakuasi korban dan melakukan olah TKP,” pungkasnya.

Sementara itu, amatan M24 ruang Melur IGD RSUD Sultan Sulaiman mendadak heboh dengan kehadiran keluarga korban yang histeris melihat kondisi para korban yang kritis dan tengah dirawat.

“Mereka akan berangkat ke sekolah, kebetulan ada guru yang berada di belakang mereka juga mengendarai sepeda motor dan memberitahukan kepada kami peristiwa kecelakaan ini. Selanjutnya, kita mendatangi guna melihat kondisi mereka yang cukup kritis dan mudah mudahan mereka cepat siuman dan membaik,” ujar Wakil Kasek SMP Alwashliyah Lukman Nurhakim.(darmawan)

Tags:
Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.