Diduga Tak Kuat Ditinggal Ibu dan Istri, Lubis Pilih Gantung Diri

TIOPAN == Diduga Stres, Lubis Gantung Diri.(1)

TIOPAN == Diduga Stres, Lubis Gantung Diri.(1)

M24.CO|MEDAN
Diduga stres lantaran ditinggal mati ibu dan istrinya, Parmonangan Lubis (52) uring-uringan. Sebulan ditinggal, dia tak tahan, Sabtu (26/11) dia memilih mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri di kayu plafon belakang rumahnya di Jl Garuda, Gang Sipirok No.6 Kel, Sei Kambing B, Medan Sunggal.

Menurut informasi di lokasi kejadian korban ditemukan tewas pertama kali oleh anaknya Randy Lubis dan Udin Lubis. Keduanya kaget ketika pintu rumah terbuka, ayahnya sudah terbujur kaku dengan seutas tali nilon terjerat di leher.

“Kami mau masuk rumah, tapi rumahnya terkunci ngak seperti biasanya, makanya kami masuk dari rumah tetangga. Kami lihat udah tergantung dia kami tinggal di rumah sendiri,” ungkap Randy Lubis.

Melihat kejadian tersebut, anak korban bersama tetangga sebelah dan anak korban lainnya langsung menurunkan korban yang tewas dengan leher luka memar, hidung dan kuping berdarah

Dari informasi yang diperoleh, Jum’at (25/11) kemarin sekitar pukul 10.00 WIB, korban dipergoki anaknya ketika hendak berusaha bunuh diri di ruang tamu. “Korban stres setelah mamak sama nenek meninggal sekitar 1 bulan lalu, semalam juga mau buunuh diri juga, tapi nggak jadi karena dilihat sama adek,” jelas anak korban.

Amatan di lokasi kejadian, petugas Polsek Sunggal yang mendapat informasi langsung turun ke lokasi kejadian. Namun pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan dengan pihak kepolisian.

Kapolsek Sunggal, Kompol Daniel Marunduri saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, dan pihak korban menolak untuk dilakukan autopsi. “Benar, petugas sudah ke lakasi kejadian, pihak keluarga menolak melakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan,” ungkapnya. (red)

Loading...