Diduga Dibekingi, Petani Minta Perambah Hutan Batubara Diseret ke Polisi

unnamed-6M24.CO|BATUBARA

Hutan Mangrove yang tepatnya berada di Desa Gambus Laut, Kecamatan Lima Puluh, Batu Bara itu diperkirakan seluas 90 hektar lebih. Namun kini hutan itu menjadi rusak dikarenakan tangan-tangan jahil yang demi keungtungan pribadi sepihak tersebut.

Demikian diungkapkan oleh Ketua Kelompok Tani Cinta Mangrove, Kabupaten Batubara, Azizi, Senin (21/11/2016) selepas melaporkan para perambah hutan yang telah merusak lingkungan seluas 10 hektar itu.

“Ya kami sudah melaporkannya itu ke Mapolres Batu Bara, agar para perambah hutan itu dapat ditangkap karena telah merusak kelestarian lingkungan hidup saat ini,” terang Azizi.

Lanjut Azizi, bahwa para perambah hutan itu diduga telah berani merambah hutan mangrove di desanya itu karena adanya pembiaran ataupun dukungan yang kemungkinan pihak perambah disebut – sebut telah memberikan sejumlah rembang patih kepada pihak dinas terkait Batu Bara itu.

“Ya… ‘mungkin saja’ pihak perambah hutan itu telah memberikan sejumlah pundi-pundi keuntungan kepada dinas terkait, sehingga pihak perambah itu sampai saat ini seolah seperti dibiarkan begitu saja,” selidik Ketua Kelompok Tani Cinta Mangrove. (hari).

Loading...
author