Polisi Ciduk IRT Ini Bawa Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi

img20161122170356

M24.CO|TANJUNGBALAI

Dara, 25, IRT (ibu rumah tangga), warga jalan Pulau Baru, RT/RW. 002/001, Desa Bagan Jawa Pesisir, Kec. Bangka, Kab. Rokan Hilir, Prov. Riau, menjalani pemeriksaan Sat Res Narkoba Poles Tanjungbalai, karena memiliki, 1500 Gram sabu dan 4290 butir pil Ektasi.

Hal ini dikatakan Kapolres Tanjungbalai AKBP Ayep WG didampingi Kasat Narkoba AKP M Yunus Tarigan dan Kasubbag Humas AKP Yani Sinulingga, saat memberikan konferensi pers, Selasa (22/11)  di Aula Pesat Gatra.

Dikatakannya, tersangka Dara awalnya ditangkap di jalan perintis kemerdekaan, Km. 7,5 Desa. Sei Lama, Kec. Simpang Empat, Kab. Asahan, oleh Anggota Sat Narkoba yang dipinpin Kepala Urusan Bagian Operasi (Kaur Bin Ops) Sat Res Narkoba Ipda J Gultom menyita barang bukti satu bungkus narkotika jenis sabu yang dibalut dengan keetas warna coklat dan dibungkus plastik warna biru untuk dijual.

Selanjutnya melakukan pengenbangan terhadap tersangka yaitu kerumah kontrakannya dijalan Al Waton, Kel. Bunga Tanjung, Kec. Datuk Bandar, setelah diperiksa inci demi inci sehingga didalam kamar ditemukan sebuah kltak besi yang bergembok, saat dibuka isinya berupa : 14 bungkus kecil plastik transparan berisikan sabu sabu setelah ditimbang berat keseluruhannya 1400 Gram, 5 bungkus plastik transparan berisikan pil ekstasi warna hijau berlogo huruf  F sebanyak 2420 dan 4 bungkus pil ekatasi warna biru berlogokan huruf M sebanyak 1870  dan sebuah HP nokia, Ungkap Ayep.

Kapolres menambahkan, dari hasil peneriksaan intensif yang dilakukan pihak Sat Narkoba, tersangka Dara mengaku, barang haram tersebut milik seorang laki laki berinisial PG (sedang lidik), yang berjanji akan melepaskan sang suami dari tahanan LP Pulo Simardan yang ditangkap Polres Tanjungbalai akibat membawa kayu illegal, Jelasnya.

Ayep menuturkan, saat datang ke Tanjungbalai, tersangka Dara sudah diberikan rimah kontrakan dan barang haram tersebut sudah ada disana untuk diedarkan diwilayah kota kerang ini,” istilahnya barter.(Ambon)

Loading...
author