Polisi Tetapkan Dua Tersangka Bentrok Ormas di Pusat Pasar Medan

ahmadM24.CO | MEDAN

Penyidik Polsekta Medan Kota menetapkan dua orang tersangka dalam kasus bentrok di Jalan Bulan, Kawasan Pusat Pasar, kemarin. Mereka adalah Sutino Sianipar, warga Jalan Besar Delitua, serta Nipal Endi Zendrato.

“Keduanya ditetapkan sebagai tersangka karena pemilikan senjata tajam tanpa hak. Mereka akan kami jerat dengan Pasal 2 Ayat 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Senjata. Ancamannya 12 tahun penjara,”ujar Kapolsekta Medan Kota, AKP Martuasah Tobing, melalui Kanit Reskrim, AKP Martualesi Sitepu, Selasa (18/10).

Martuasah menjelaskan, dari pemeriksaan diketahui jika bentrokan terjadi karena dipicu perebutan lahan parkir di kawasan Pusat Pasar Medan. Beberapa hari sebelum bentrokan terjadi, seorang saksi bernama Tomson Samosir (50) yang bekerja sebagai juru parkir (jukir) di Pusat Pasar mendapat ancaman dari Sardo Benget Manalu, Ketua Koti PP Medan, terkait masih bekerjanya Tomson sebagai jukir di Terminal Jalan Bulan.

Sardo mengatakan, kartu parkir yang dimiliki Tomson tidak jelas dan menyuruh saksi untuk tidak mengutip parkir lagi. Setelah itu, pihak Sardo memasang pot bunga untuk mengisi lahan parkir tersebut agar tidak ada lagi kendaraan yang parkir. “Akan tetapi Tomson tidak menghiraukan dan merasa kartu parkir yang ia miliki jelas berdasarkan mandat dari Dinas Perhubungan Kota Medan. Saksi tetap mengutip uang parkir, akibatnya beberapa lama kemudian beberapa anggota Sardo datang dan memukuli saksi. Atas kejadian pemukulan itu Tomson membuat laporan polisi ke Polrestabes Medan,” ujar Martuasah.

Senin pagi, Tomson seperti biasa kembali mengutip uang parkir di lokasi tersebut. Tiba-tiba orang-orang yang diduga sebagai orang suruhan Sardo mendatangi Tomson dengan membawa senjata tajam mengancam Tomson sembari meminta agar Tomson tidak mengutip uang parkir di tempat tersebut. “Antara Tomson dan anggota Sardo sempat terjadi adu mulut kemudian karena saksi merasa terancam Tomson mendatangi Ketua AMPI Pusat Pasar bernama Doni yang merupakan keponakannya. Dia meminta bantuan. Sempat terjadi adu mulut, namun bentrokan bisa kami antisipasi dengan kehadiran personel secara cepat di sana,” tukasnya.

Martuasah mengaku, kedua orang anggota ormas yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu kini ditahan di Mapolsekta Medan Kota. Bersama kedua tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa empat bilah kelewang, sebilah sangkur, sebilah pisau pendek dan sejumlah atribut ormas Pemuda Pancasila. “Untuk 12 orang anggota ormas lainnya, kami lakukan pembinaan dan akan kami pulangkan 1×24 jam,” tutup Martuasah.

Sebelumnya, Polisi juga mengamankan sebanyak 14 orang dalam bentrokan antara ormas. Keempatbelas orang yang diamankan terdiri dari enam orang anggota PP yakni, Sutino Sianipar (24), Nipal Endy Zendroto (16t), Abu Abdullah (34), Jon Ramil Hutasoit (30), Agus (20) dan Duha (26), serta delapan orang anggota AMPI, yakni Darwis Silalahi (30), Amos Siahaan (26), Herman Dani Siahaan (25), Jamursom Sigiro (22), Tawar Barus (22), David Manik (22), Sudy Pangaribuan (18) dan Dedi Siagian (26). Hasil pemeriksaan, dua diantaranya ditetapkan sebagai tersangka. (Red)

 

 

 

 

Loading...
author