Razia Polres Sergei Disinyalir Bocor, Sejumlah Kafe Tutup!

360
Teks Foto:Pelayan kafe dan pengunjung saat terjaring razia yang diduga bocor.
Teks Foto:Pelayan kafe dan pengunjung saat terjaring razia yang diduga bocor.

M24.CO|SEI RAMPAH

Razia kafe dilakukan Polres Sergai bersama unsur TNI AD dan Sat Pol PP disinyalir bocor. Razia gabungan Sabtu (8/10) tadi malam sekira pukul 20:30 WIB itu hanya mengamankan 5 pelayan kafe dan 6 pengunjung sedangkan kafe-kafe di Sei Bamban rata-rata tutup karena rajia diduga bocor.

Tim gabungan yang menyisiri kafe-kafe di Sei Bamban ternyata tutup sedangkan tim hanya mengamankan pelayan kafe di kuburan cina Sei Rampah dan 6 pengunjung selanjutnya pelayan kafe dan pengunjung di giring ke Mapolres Sergai guna dilakukan pendataan dan pembinaan selanjunya pelayan kafe pun di lepas kembali.

Kasubag Humas Polres Sergai AKP. Jasmoro kepada M24.CO mengatakan 5 pelayan kafe dan 6 pengunjung diamankan karena tidak memiliki identitas diri setelah di data dan di bina selanjutnya di kembalikan.

“Hanya dilakukan pembinaan selanjutnya di kembalikan” papar Jasmoro.

Pelayan kafe mengaku bernama Dina (37) warga Sei Bambam mengaku baru dua bulan menjadi pelayan kafe di kafe kuburan cina. “Baru dua bulan aja aku kerja udah biasa kerja begini KTP ku tinggal di rumah” ucap janda dua anak ini.

Sementara itu pengunjung bernama Amri (40) mengaku warga Tanjung Beringin, Sergai memang belum membuat KTP. ” Kami berlima di kafe kuburan cina itu hanya minum-minum aja tidak ada kami bawa narkoba udah biasa la kami heppy kalau ada uang” ucapnya.

Pantauan M24.CO usai mendapat pembinaan ke 11 terjaring razia itu pun di bebaskan. (Darmawan)

Loading...