Rumah Anak Buah Alvin Lehu Digrebek

449

M24.CO|SIANTAR
Pun Alvin Lehu bandar sabu Siantar-Simalungun sudah mendekam di sel tahanan, namun anak buahnya, Sahdan (52), masih melakoni bisnis haram tersebut. Kemarin (12/10) dinihari, rumah Sahdan di belakang show room Suzuki Jln Ade Irma, Kel. Martoba, Kec. Siantar Utara, digrebek BNNK Siantar dipimpin Kompol Pierson Ketaren. Sahdan berhasil diringkus sedangkan bandarnya kabur membawa 1 ons sabu.

Dalam penggrebekan itu, Sahdan yang dikenal sebagai pedagang sabu dan Friska (28) pembantu rumah tangga yang baru empat hari bekerja berhasil diringkus. Sedangkan bandarnya duluan kabur membawa sabu seberat 1 ons yang hendak diedarkan.

Dari hasil penggeledahan di dalam rumah Sahdan, petugas menemukan bong. Sahdan dan Friska pun diboyong ke kantor BNNK Jln Balai Keselamatan, Kel. Sukadame, Kec. Siantar Utara.

Kasi Brantas BNNK Siantar, Kompol Pierson Ketaren, mengatakan, sebelumnya mereka mendapat info kalau bandar yang belum diketahui identitasnya, mengantarkan sabu seberat 1 ons kepada Sahdan untuk diedarkan. Petugas pun langsung turun ke lokasi menggrebek kediaman Sahdan.

“Friska waktu test urine hasilnya negatif. Tapi karena pas digrebek dia ada di dalam rumah, makanya ikut diamankan. Hanya bong saja yang kita sita sedangkan bandarnya duluan kabur,” beber Ketaren.

Sementara hasil test urine Sahdan positif menggunakan sabu. “Test urinenya positif. Sejauh ini kita masih memburu bandarnya yang kabur,” tandas Ketaren.

Sahdan sendiri mengaku sebelum rumahnya digrebek, dia sempat mengonsumsi sabu bersama bandar yang berhasil lolos dari sergapan petugas itu.
“Sabu yang kupakai tadi dari temanku yang melarikan diri itu. Dia yang datang bawa sabu ke rumahku. Ggak nyangka tiba-tiba saja petugas BNN datang menggrebek,” ucap Sahdan sambil berdiri termangu dalam sel tahanan. (metro24/adi)

Loading...