Sadis! Ibu dan Anaknya Dibakar Hidup-hidup oleh OTK

img_20161129_144240
M24.CO|SIMALUNGUN
Peristiwa sangat sadis dan biadab terjadi di Huta 3 Nagori (desa) Bandar, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun. Seorang ibu, Nur Intan Rambe (45) dan putrinya Fatia Maharani (13) dibakar hidup-hidup oleh seorang tak dikenal (OTK), Senin dini hari (28/11/2016) sekitar pukul 23.15 Wib.
Si ibu akhirnya meninggal dengan kondisi tubuh sangat mengenaskan, melepuh dan hangus sebagian akibat sekujur tubuh penuh luka bakar, sedangkan putrinya Fatia Maharani hanya terbakar pada bagian kaki kiri.
“Si ibu sudah meninggal, anaknya masih dalam perawatan. Motif pembakaran masih lidik,” ujar Kanit Reskrim Polsek Perdagangan, Ipda T.Simamora menjawab M24.CO, Selasa (29/11/2016) pukul 12.00 Wib.
Berdasarkan informasi sementara, kedua korban sepertinya sengaja dibakar oleh seorang OTK pada saat sedang terlelap tidur.
Hal ini diketahui dari ditemukannya barang bukti dua jerigen plastik ukuran 5 liter. Yang satu sudah ikut meleh karena terbakar sedangkan yang satu lagi masih berisi 1 liter bahan bakar jenis Pertalite. Pelaku diduga masuk melalui pintu dapur ditandai rusaknya engsel pintu.
Sehingga kuat dugaan, pelaku yang sangat biadab ini sudah merencanakan untuk melakukan pembunuhan dengan cara membakar kedua korbannya hidup-hidup, menyiramkan pertalite ke tubuh korban yang terlelap tidur kemudian menyulutnya dengan api. Barang bukti kini telah diamankan pihak kepolisian.
Pada saat kejadian, kedua korban sempat berteriak minta tolong sehingga membangunkan saudarinya Dewi Cahyani (20) dan Kiki Aditya (17).
Sesaat kedua saudarinya mendatangi tempat asal suara. Ketika itulah keduanya melihat Nur Intan Rambe menggelepar-gelepar di kamarnya dengan kondisi pakainnya terbakar hingga sekujur tubuh.
Sedangkan anaknya Fatia hanya mengalami luka bakar pada bagian kaki kiri dan kini masih dalam perawatan. Seketika itu juga api berhasil dipadamkan, tapi nyawa Nur tak terselamatkan.(maris)
Loading...
author