Sengketa Lahan, Ama Gamari Tewas Dibantai

M24.CO|NIAS 
Dengan tubuh penuh luka, AL alias Kubuyu (30) mendatangi Polres Nias. Ia merupakan salah satu pembantai Ama Gamari (41) warga Dusun II, Desa Hilimborodano, Kec Simolo-molo, Kab Nias.

“Satu dari tiga pelaku ini sudah menyerahkan diri. Dia datang dengan tubuh luka, diduga akibat perkelahian dengan korban dan sudah kita amankan,” ucap PS Paur Humas Polres Nias, Aiptu O Daeli kepada M24, Rabu (5/10/2016).

Menurut Daeli, peristiwa itu terjadi saat korban tengah beristirahat di kediamannya, Selasa (4/10) sekitar pukul 20:00 WIB. Ketiga pelaku, AL alian Ama Yani, AL alias Ama Alvin dan Kubuyu disebut memanggil dari luar rumah. Merasa ada yang memanggil, korban lalu bermaksud menemui orang yang memanggilnya.

Namun, begitu pintu dibuka, para pelaku langsung menyerang korban dengan senjata tajam. Korban sempat melakukan perlawanan. Karena kalah tenaga, korban yang dikeroyok tiga ahirnya meninggal dunia di lokasi kejadian dengan luka tusuk di beberapa bagian tubuhnya.

Setelah berhasil menghabisi nyawa korbanya, ketiga pelaku lantas melarikan diri. Sementara warga yang mengetahui kejadian langsung menghubungi Polsek Gido. Setelah melakukan olah kejadian perkara, jenazah korban dibawa ke rumah sakit guna keperluan visum.

“Dari keterangan warga sekitar, memang mereka ini masih memiliki hubungan kekeluargaan. Dua lagi masih kita lakukan pengejaran, mudah-mudah secepatnya tertangkap. Namun ada informasi kalau motif dari pembunuhan itu adalah sengketa lahan keluarga. Untuk siapa yang saat ini menguasai lahan itu belum diketahui,” ungkapnya. (metro24/chandra)

Tags:
Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.