Seru Nih, Bakal Ada Tersangka Baru di Kasus Laundry Dinkes Batu Bara

laundryM24.CO|BATU BARA
Gerakan Pemuda (GP) Ansor Batu Bara menyampaikan apresiasi baik kepada Kejari Batu Bara yang kini tengah mengusut secara intensif dugaan mark up serta indikasi korupsi pengadaan laundry di Dinas kesehatan untuk keperluan RSUD tahun 2013 yang sudah menetapkan PPK dan pihak rekanan sebagai tersangkanya itu.

Seperti yang disampaikan Wakil Ketua GP Ansor Batubara Husnul Zen kepada M24.CO, Jum’at (11/11). Apresiasi yang disampaikannya terkait penggeledahan yang dilakukan Tim Pidsus Kejari Batubara di kantor Dinas Kesehatan itu, yang dipimpin Jimmy D Pangaribuan SH, MH, yang dibawah supervisi Kasi Pidsus Kajari Batu Bara, Asepte G Ginting SH, MH.

“penanganan tindak pidana korupsi harus berjalan cepat serta tetap, dan harus mengedepankan azas praduga tak bersalah. Namun penyidikan yang cepat dan transparan juga dibutuhkan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat serta menimbulkan efek jera bagi para tersangka dan pejabat dilingkungan pemkab Batubara saat ini, ucap Husnul.

Sesuai informasih yang dihimpun, terhadap Kejaksaan Negeri Batubara melalui Kasi Pidsus Asepte G Ginting SH, MH didampingi kasi Intel Asep Ammarudin Ma’ruf SH, MH sebelumnya telah menjelaskan bahwa kasus tersebut bergulir setelah adanya temuan BPK RI tahun 2014 atas laporan keuangan pemkab Batubara tahun 2013, dan ditemukan mark up pada pengadaan loundry dengan pagu hampir Rp.2 miliar itu, yang dikerjakan oleh ‘CV AP’ dimana terdapat selisih harga yang berimbas pada kerugian negara mencapai Rp.231 juta tersebut.

Lanjut pria yang biasa disapa Ase itu, pihaknya telah memeriksa sebanyak 18 orang saksi dan telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus tersebut. Diantaranya pejabat pembuat komitmen (PPK) yang juga mantan Kadis Kesehatan di Asahan ‘dr.H’ serta komisaris CV AP berinisial ‘DEP’.

Saat melakukan penggeledahan Ase mengakui pihaknya telah menyita sejumlah dokumen terkait kasus tersebut untuk tindaklanjut penyidikan serta untuk pengembangan. Ase juga tidak menampik bahwa berdasarkan hasil penggeledahan pihaknya akan menetapkan tersangka baru dalam kasus itu.

“ya bisa saja bertambah tersangkanya, tapi kita lihat saja nanti gimana hasil penyidikan selanjutnya”, terang Kasi Pidsus. (hari)

Loading...
author
Not Cool, Not Handsome, Not Rich, Not Famous too... Just the Sinner's wanna try to be nice MAN