Soal Bentrok di Depan PRSU, Ini Kronologisnya

160
ribut
Polisi amankan kreta pasca bentrok depan PRSU

M24.CO|MEDAN
Bentrok 2 kubu depan PRSU ternyata antara penjaga Exs Kantor Taspen dengan sejumlah pemuda mengatasnamakan SPSI. Nah ini kronologisnya….
Siang itu, Kamis (13/10/2016) siang sekira pukul 14.10 WIB, Muslim (29) warga Jalan Banteng Lorong Sederhana No. 4, Kel. Sei Sikambing C-II, Kec. Medan Helvetia, yang bertugas sebagai penjaga Exs bangunan Samsung milik Taspen, di Jalan Gatot Subroto No. 155, Kel. Sei Sikambing B, Kec. Medan Sunggal, tepat didepan Tapian Daya PRSU, didatangi oleh para pelaku.

Ialah Bembeng Cs, langsung memasuki kantor yang sedang di renovasi oleh pekerja. Melihat itu, korban sontak kaget dan menegur para pelaku.
“Aku tadi siang didatangi mereka bang. Kutanya lah mau ngapain mereka datang, dan kenapa gak izin dulu. Kan saya disitu sebagai security tuntutannya untuk menjaga keamanan kantor,” jelas korban kepada wartawan.

Tak terima ditegur, para pelaku langsung mendatangi korban dan cekcok mulut pun tak terelakkan. Alhasil, Bembeng melayangkan pukulannya kepada korban. Bentrokan antara pelaku dengan korban pun terjadi. Melihat rekannya dipukuli, membuat Ari dan Alpin turut membantu korban.
Merasa situasi tak kondusif, membuat para pelaku pergi meninggalkan korban dan sepeda motor yang digunakan para pelaku.

“Cekcok lah kami bang, gak sor dia. Dibilangnya kalau mereka dari SPSI, karena gak ada izin samaku masuk sesuka hati. Disitulah ku bentak mereka, akhirnya aku dikeroyok, kurang lebih ada 4 orang mereka bang. Untunglah dua kawanku melihat dan membantuku bang. Mereka langsung kabur dan meningglakan sepeda motornya,” beber korban.

Mendapatkan informasi tersebut, petugas kepolisian Polsek Sunggal dan Polsek Medan Helvetia, tiba dilokasi untuk mengamankan korban dan barang bukti sepeda motor milik pelaku ke Mapolsek Sunggal.

“Kita turun kelokasi setelah mendapatkan informasi adanya bentrokan di depan PRSU. Setelah dicek, ternyata wilayah hukum masuk ke Polsek Sunggal. Korban mengalami luka bibir pecah, sementara para pelaku telah terlebih dahulu melarikan diri dan meninggalkan 3 unit sepeda motor milik mereka,” jelas Kapolsek Sunggal, Kompol Daniel Marunduri, Sik, kepada wartawan.

Masih kata mantan Kapolsek Deli Tua ini bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan dalam kasus ini. “Korban kita arahkan membuat laporan resmi, saat ini para pelaku masih kita buru,” pungkasnya.(Robert)

Loading...