Surat Kuasa DPO Bank Sumut Diantar Kurir, Dimanakah Sang Buronan?

ok-dpo-bank-sumut-copy

TEKS: DPO Bank Sumut, Haltatif (Rekanan), Zulkarnain (PPK Bank Sumut) dan Irwan Pulungan (Kepala Divisi Umum Bank Sumut )

M24.CO|MEDAN
Teka-teka keberadaan Irwan Pulungan sebagai buronan Kejatisu masih tetap misteri. Kuasa Hukum Irwan, Zulfirman SH usai sidang prapid kliennya, Rabu (12/10), mengaku surat kuasa Irwan ditandatangani 3 hari lalu dan diantar seorang kurir. Draft prapid tersebut diakui disiapkan Zulfirman sebelum Irwan menyandang status DPO. Lalu dimanakah sang buronan berada ?

Kepada awak media yang mencecarnya usai sidang perdana prapid kliennya, Zulfirman SH membeber cerita misteri keberadaan Irwan Pulungan sejak ditetapkan Kejatisu masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), Rabu (12/10).

Zulfirman mengaku sudah 1,5 bulan lamanya, dirinya selaku pengacara Irwan tak lagi bertemu secara fisik bahkan berkomunikasi. Firman hanya menerima surat kuasa dari Irwan untuk pendaftaran prapid kasusnya lewat jasa seorang kurir tiga hari lalu, tepatnya Senin (10/10).

Sejak awal, kata Zul, dirinya sudah menyarankan untuk menempuh jalur prapid. “Mungkin karena yang bersangkutan belum bersedia, draft prapid beserta surat kuasa yang sudah kita siapkan belum ditandatangani. Saat itu, status beliau masih tersangka dan belum DPO,” jelasnya.

Sejak surat kuasa dan draft prapid dipegang Irwan Pulungan, Zulfirman menyebut tidak pernah lagi menjalin komunikasi dengan tersangka. Namun 3 hari lalu, seorang kurir datang ke kantornya mengantarkan surat kuasa dan draf prapid yang sudah ditandatangani Irwan.

“Waktu itu saya tidak di kantor. Staf saya bilang diantar seorang kurir. Dalam berkas yang dikirimkan, surat kuasa berikut draft prapid sudah ditandatangani bersangkutan dan langsung kita daftarkan,”jawabnya.

Hingga kini penyidik Kejatisu yang memburunya belum mengetahui keberadaan Irwan Pulungan. Zulfirman juga memastikan jika dirinya juga tidak mengetahui keberadaan kliennya. (metro24/alex)

Tags:
Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.