Tekong dan ABK Bawang Seludupan Lompat ke Laut

Masyarakat jangan coba untuk melawan hukum, kita pastikan sikat habis

bawang-1M24.CO|TANJUNGBALAI

Boat pelangsir tanpa nama membawa 3 ton bawang merah diduga asal Malaysia dan tanpa dokumen resmi, ditangkap Satuan Tugas Patroli Laut Bea dan Cukai (Satgas Patla BC) Teluk Nibung dengan nomor lambung 15031.

Kepala Kantor Palayanan Pengawasan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C (KPPBC TMP-C) Teluk Nibung Kota Tanjungbalai, Fuad Fauzi didampingi Kasi P2 M Firdaus melalui Kasi penyuluhan informasi Ardiansyah Yosef,mengatakan, kapal langsir membawa barang tanpa dilengkapi dokumen ditangkap diperairan Kuala Bagan Asahan, Kamis (1/12/2016).

Lebih lanjut dikatakan Yosef, saat boat akan dilakukan penegahan oleh Satgas Patla Bea Cukai Teluk Nibung dengan nomor lambung BC 15031, pihaknya tidak menemukan seorangpun di dalmnya, diduga tekong beserta anak buah kapal (ABK) melarikan diri dengan cara melompat ke laut.

Sehingga setelah diperiksa, isi boat, ternyata bawang merah yang diduga asal dari negeri jiram Malaysia, selanjutnya menggiring kapal / boat tersebut kepelabuhan Teluk Nibung kota Tanjungbalai, untuk dihitung dan disimpan digudang penyimpanan serta disita menjadi milik negara dan diajukan untuk dimusnahkan secepatnya, dikarenakan barang yang mudah rusak/busuk.

“Setelah Satgas Patla Bea Cukai dengan nomor lambung BC 15031, menegah boat muatan bawang, lalu menggiringnya kepelabuhan Teluk Nibung, dan setelah dibongkar jumlah keseluruhan sebanyak 3 ton,”terangnya.

Yosef menghimbau, masyarakat jangan coba untuk melawan hukum dengan cara melakukan ekspor barang barang dari luar negeri tanpa dolumen lengkap, sehingga dapat merusak keuangan dan perekonomian serta membawa penyakit ke Indonesia. “Kita pastikan sikat habis”,janjinya. (ambon)

Tags:
Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.