Terkait Dwelling Time, Poldasu Telah Perkisa 23 Saksi

dweing-timeM24.CO | MEDAN – Terkait dugaan kasus pemerasan dalam khasus dwelling time (waktu bongkar muat) di pelabuhan Belawan, sampai saat ini pihak kepolisian dari Ditreskrimum dan Diterskrimsus Polda Sumut masih melakukan penyelidikan terkait keterlibatan instansi-instansi lain.

Sampai sejauh ini, setidaknya penyidik yang tergabung dalam Timsus Poldasu telah memeriksa 23 saksi. 13 saksi dimintai keterangan oleh penyidik Ditreskrimum Poldasu, sementara 10 saksi lagi dimintai keterangan oleh penyidik Ditreskrimsus.

“Sudah ada 23 saksi yang dipanggil. 13 di Ditreskrimum sementara yang 10 lagi di Ditreskrimsus Poldasu,” ujar Kasubdit Penmas Bid Humas Poldasu, AKBP MP. Nainggolan kepada wartawan, Kamis (13/10) sore.

Untuk ke-13 saksi yang dimintai keterangan oleh pihak penyidik Ditreskrimum Polda Sumut antara lain berinisial OK, ES, SM, DT, DS, SN KA, HY, AN, SB, MA, FS dan HP.

Sementara yang dimintai keterangan sebaga saksi oleh penyidik Ditreskrimsus Poldasu, yakni berinisial PI dari Biro Jasa PT. Modren Plasindo Mutiara, RSM dari Bea dan Cukai, YS dari Bea dan Cukai, BP dari Bea dan Cukai, ND dari Bea dan Cukai, P Security Bea dan Cukai, KD Karyawan PT Trnaspac logistic, GZ dari PT. Modren Plasindo Mutiara, J dari Transpac Logistic dan R.

“Untuk yang di Krimsus sudah ada yang ditetapkan sebagai tersangka sebanyak 1 orang. Sementara yang di Krimsus akan segera ditetapkan sebagai tersangka. Sudah digelar,” tambah AKBP. MP. Nainggolan (tun)

 

Loading...
author