Tewas! Di Dor OTK, Kasus Pencemaran Nama Baik Kuna Gugur Demi Hukum

166

MEDAN|Penyidik Subdit II/Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut terpaksa menghentikan penyidikan kasus dugaan pencemaran nama baik dengan terlapor Indra Gunawan alias Kuna (43).

Hal itu dilakukan setelah warga Jalan Bambu, Pasar IV Helvetia, Medan tersebut meninggal dunia setelah ditembak Orang Tak Kenal (OTK) di Jalan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Rabu (18/1) pagi.

“Secara otomatis kasus pencemaran nama baik dengan terlapor Kuna gugur demi hukum,” ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting melalui Kasubbid Penmas, AKBP MP Nainggolan.

Kata Nainggolan, setiap orang berurusan dengan hukum kemudian meninggalkan dunia dengan berbagai penyebab, sesuai aturan proses penyidikan terhadap yang bersangkutan terhenti.

“Sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), setiap orang yang berperkara (hukum) meninggal dunia, maka kasusnya dihentikan,” tambahnya.

Sementara itu, Subdit II/Cyber Crime Ditreskrimsus Poldasu menangani kasus pencemaran nama baik dengan terlapor Kuna atas laporan Ketua Parisada Sumut Narensami dan Parisada Medan S Siwaji Raja. Penyidik telah memintai keterangan sejumlah saksi.

Dalam kasus ini, penyidik memintai keterangan saksi ahli dari Informasi Teknologi Elektronik (ITE) USU, yang kini belum mendapatkan jawaban.

Yang bersangkutan dilaporkan ke Polda Sumut sesuai dengan Nomor : STTPL/172/II/2016/SPK III tanggal 15 Februari 2015. Dia disangka melanggar Pasal 27 (3) UU RI NO II Tahun 2008. Tentang ITE dan Pasal 310 KUHPidana. (tun)

Loading...