Wouw! Gadis Berjilbab Digenjot 2 Tetangganya di Hotel Sutra

boru-manurung-oke-copy
M24.CO|DELISERDANG

Alih-alih melepas suntuk karena bertengkar dengan orangtua, Sebut saja Mawar malah dinodai dua pria tetangganya.

Gadis berusia 17 tahun, warga Jalan Pantai Rambung, Dusun IV, Desa Sigara-gara, Kecamatan Patumbak, Deliserdang, ini digenjot dua tetangganya, Herman dan Hendra di Hotel Sutra di kawasan Medan Tuntungan.

Ceritanya, Minggu (9/10/2016) malam, Mawar yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) itu bertengkar dengan ibunya, boru Manurung. Pertengkaran ibu dan anak ini dipicu rasa cemburu yang dirasakan Mawar.

Ia menganggap, orangtuanya lebih sayang sama adiknya yang berusia 9 tahun ketimbang dirinya. Pertengkaran itupun berujung kaburnya Mawar dari rumah. Di tengah kekalutannya, lantas Mawar bertemu dengan Herman dan Hendra, dua pemuda yang tidak lain dan tidak bukan adalah tetangganya.

[Teks Foto: Boru Manurung Korban Pemerkosaan]

[Boru Manurung Korban Pemerkosaan]

Saat bertemu keduanya, Mawar pun mencurahkan isi hatinya. Sehabis itu, Mawar tidak tahu mau ke mana. Saat itulah muncul otak mesum Herman dan Hendra. Keduanya langsung mengajak Mawar ke Hotel Sutra dengan bujuk rayuan.

Bujukan keduanya tak mampu ditolak Mawar, dan akhirnya mereka bergegas pergi ke hotel. Singkat cerita, di hotel Mawar ‘dibelah durian’ oleh Hendra. Sedangkan Herman hanya meraba-raba payudara dan alat vital Mawar.

Keesokan harinya, Mawar memutuskan pulang ke rumahnya. Dia tidak bercerita apapun dengan ibunya. Selama sepekan, Mawar berhasil menutupi peristiwa kelam yang menimpa dirinya.

Kejadian itu baru terbongkar ketika sang ibu, boru Manurung, Minggu (16/10/2016) malam, yang tengah membersihkan kamar Mawar, menemukan sebuah buku harian milik anak gadisnya.

Penasaran dengan isi buku harian milik anaknya, boru Manurung lantas pelan-pelan membuka catatan yang ada di dalam buku.

Bak disambar petir di siang bolong, boru Manurung mendapati tulisan di buku harian milik putrinya yang berbunyi, “Gimana ini Pak, aku sudah pernah dibawa ke hotel”.

Antara marah dan sedih, boru Manurung langsung menghubungi suaminya yang saat itu sedang bekerja sebagai sopir rental. Bukan kepalang, mendengar laporan sang istri, ayah Mawar langsung bergegas pulang.

Sesampainya di rumah, sang ayah didampingi istrinya boru Manurung menginterogasi Mawar. Meski awalnya tak mau mengaku, namun akhirnya Mawar luluh dan menceritakan peristiwa kelam yang dialaminya di Hotel Sutra sepekan lalu bersama kedua tetangganya, Herman dan Hendra.

Mendengar penuturan putri tercintanya, sang ayah pun tak lagi bisa menahan emosinya. Ia langsung beranjak untuk mendatangi kediaman Herman dan Hendra. Namun saat itu, tak ada solusi yang diperoleh.

Lantas, siangnya didampingi kedua orangtuanya, Mawar mendatangi Mapolsek Patumbak. Kepada petugas, Mawar menceritakan secara detil kejadian yang menimpanya.

“Saya diperkosa pak sama Hendra. Kalau Herman megang-megang saja,” aku perempuan yang mengenakan jilbab warna hitam ini.

Juru periksa (juper) Polsek Patumbak mengaku korban masih melakukan visum. Karena kedua tersangka membantah telah menyetubuhi korban.

“Korban ngakunya diperkosa, kalau keterangan tersangka, mereka tidak memperkosa, cuma megang-megang, meraba-raba. Maka dari itu, kita tunggulah hasil visumnya,” kata juper. (red)

Loading...
author