Lapor Pak Bupati !! 80 Persen Kepala Puskesmas di Simalungun Enggan Menempati Rumah Dinas 

134

Kadis:Itu Tak Masalah Yang Penting Pelayanan Tak Tergangu

Simalungun | Bupati Simalungun DR JR Saragih mengaungkan kepada seluruh Kepala Puskesma untuk memberikan pelayanan kepada masyakat di masing masing puskesmas yang ada di Kabupaten Simalungun dengan memberikan fasilitas pelayanan kesehatan 1×24 jam.

Tetapi pelayanan puskesmas 1×24 jam tak akan bisa terlaksana dengan maksimal jika kepala puskesmas masing masing enggan menempati rumah dinas yang sudah ada tersedia di dekat puskesmas.

Hasil investigasi Metro24, ada di taksir sekitar 80 persen kepala puskesmas tidak menempati rumah dinas yang berada di areal lokasi puskesmas masing masing.

Ketika hal itu di tanyakan kepada kadis kesehatan Kabupaten Simalungun, Dr Jan Maurisdo Purba diruangan kerjanya,Kamis(16/2/2017), mengatakan,pihak tidak mempermasalahkan atas kepala puskesmas tidak menempati rumah dinas.

“Yang penting pelayanan fasilitas kesehatan di puskemas masing seperti anjuran bapak Bupati Simalungun tetap berjalan 1 x 24 jam.Selain Kepala Puskesmas,disitu ada dokter jaga dan perawat yang selalu stay.Jadi mereka lah yang mengatur.Inti jangan pelayanan tergangu,” ucapnya.

Jan Maurisdo pun membeberkan pernah mendapatkan telepon dari beberapa masyarakat atas ketiadaan dokter di puskesmas dan langsung saya perintahkan agar segera di tangani,”contoh waktu itu puskesmas bah jambi dan langsung saya telepon kepala puskesmas pukul 03.00WIB dini hari dan selesai tak ada masalah,”ucapnya.

Disinggung sanksi yang di berikan jika fasilitas pelayanan puskesmas tak berjalan maksimal,Jan Maurisdo mengatakan akan segera kordinasi dengan Bupati Simalungun,”Kita akan berikan SP 1 sampai SP 3,bila memungkinkan saya akan langsung kordinasi dengan Bupati Simalungun agar kepala puskesmas di beri sanksi tegas atau langsung di ganti,”tegas Maurisdo.

Kembali di singgung tentang ada beberapa puskesmas tak memiliki rumah dinas seperti Puskesmas Padang Matinggi,Jan Maurisdo Purba mengatakan bahwa semua butuh proses,”butuh proses untuk untuk itu dan kita akan mengajukan untuk pembangunan rumah dinas di puskesmas tersebut,”ucapnya.

Jan Maurisdo pun membeberkan bahwa untuk memberikan kemudahan untuk fasilitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Simalungum.Melalui dinas kesehatan telah di mekar 12 puskesmas yang sebelum tersedia 31 puskesmas.

Untuk mendukung itu pihak telah mencanangkan membangun 12 puskesmas pada tahun 2017 dengan anggaran pembangunan Rp 1.250 M per unit puskemas,”Dana pembangunan per unit puskesmas tidak termasuk alat alat kesehatan dan obat obatan,”ucap Jan Maurisdo Purba mengakhiri.(Adi)

Loading...