Anggota BKAG Tewas Nyuci Tikar di Sungai.

115
warga saat mencari korban hanyut (hari/metro24.co)

Batubara| Paulus Sinuraya (21), sala satu anggota Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) yang bertempat di Dusun IV, Desa Perjuangan, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batu Bara, hanyut dan tewas disungai saat lagi menyuci tikar sekira pukul 07.30 WIB bersama rekannya saat itu.

Informasih dihimpun metro24.co, Jumat (3/2/2017), melalui Kepala Desa Perjuangan Bakti Ginting, membenarkan atas peristiwa hannyutnya sala seorang pembantu BKAG didesanya saat ini.

“Hanyutnya itu tadi pagi, dan yang saya tau saat itu dia (Paulus Sinuraya/red) lagi nyuci tikar bersama temannya, tapi saya gak tau siapa nama temannya itu”, terang Kades.

Lanjut Kades, korban yang diketahui sudah 8 bulan tinggal di Desa Perjuangan, kesehariannya adalah membantu digereja Dusun IV, Desa Perjuanagan, Sei Balai yang dipimpin oleh Lena sebagai kepala yayasannya itu. Namun korban bukanlah warga penduduk asli didesa tersebut, melainkan korban adalah warga Pematang Raya, Siantar, Kabupaten Simalungun.

“Kalau menurut informasih yang saya dapat, saat itu korban  terpeleset yang sedang menyuci tikar. Korban ditemukan tewas setelah 1 jam lamanya dan hannya berjarak 7 meter dari lokasi tempat ia mencuci karena tersangkut disala satu rawa pinggiran sungai”, ucap Bakti Ginting.

Senada dengan Kades Perjuangan, sala seorang warga Md. Syafii (33) juga menuturkan peristiwa yang sempat menghebohkan warga sekitar saat itu. “Kalau persis kejadiannya seperti apa saya tidak tau pasti, tapi yang jelas menurut ceritanya korban memang sering mencuci tikar disitu”, tuturnya.

Korban yang memang bukanlah warga asli penduduk desa itu, kini menurut Kades jenajah korban akan segera diberangkatkan ke Pamatang Raya guna untuk dipertemukan oleh pihak keluarga nantinya. (hari).

Loading...