Tak Dengar Pidato Walikota, Satpol PP Pijak-pijak PKL USU Sebagai Hadiah Ultah ke-67

140


MEDAN| Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai penegak peraturan daerah (Perda), kerap kali berhadapan dengan masalah hak azasi manusia (HAM) kala berusaha menegakkan ketertiban umum. Stigma negatif pun masih kerap melekat pada Satpol PP, padahal apa yang mereka lakukan itu memang diperlukan untuk menciptakan kenyamanan di Kota Medan guna menjadikannya sebagai rumah bersama yang aman, nyaman, asri namun tetap religius.

Demikian disampaikan Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi diwakili Asisten Pemerintahan Setdakot Medan, Drs Musadad Nasution dalam acara Panggung Praja Wibawa Satpol PP di Open Stage Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) Medan, Rabu (8/2) kemarin. Acara ini digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-67 Satpol PP dan Satuan Perlindungan Masyarakat ke-55 tahun 2017.

Untuk itulah Walikota mengatakan bekerja dengan hati sangat diperlukan dan dituntut dari Satpol PP sebagai apratur negara. Oleh karenanya pendekatan persuasif harus dilakukan ketika berhadapan dengan masyarakat meskipun disadari pendekatan persuasif tidak selalu berhasil di lapangan.

“Walaupun demikian kita harus menjadikan pendekatan koersif (bersifat kekerasan) sebagai alternatif ketika pendekatan yang lain gagal menemui solusi terbaik. Saya juga sadar ketika pendekatan koersif lah yang akhirnya ditempuh sebagian besar dari rekan-rekan Satpol PP karena terpaksa,” kata Musadad menyampaikan pidato tertulis Wali Kota.
Ads

Baru saja berulang tahun, pasukan Satpol PP dibawah pimpinan Sofyan ini sudah merusak isi pidato Walikota Medan dan apakah ini sebagai hadiah bagi Pedagang kaki lima (PKL) di depan Universitas Sumatera Utara (USU) sebagai korban Kosneadi (39) hingga terbaring lemas di Unit Gawat Darutat (UGD) Rumah Sakit USU. Sekujur tubuhnya luka akibat dipukuli dan dibuang ke parit oleh belasan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Medan.

Terlihat dari video, Koesnaidi di keroyok oleh belasan Satpol PP, kosnaidi tampak tersungkur dengan menggunakan baju merah. Di video tersebut juga, tampak terjadi pertikaian antara oknum satpol pp dan para PKL, hingga Satpol PP lari meninggalkan korban ditengah kerumunan. Padahal dalam pidato walikota Medan begitu jelas disampaikan kepada anggota Satpol PP tersebut.

Video Bukti Keberingasan Satpol PP

Loading...