7 Ribu Biker dan Ratusan Becak BSA Ramaikan Ulang Tahun BOMS ke 10

M24.CO | SIANTAR – Hari ini, Sabtu (15/10/2016) siang, ratusan becak BSA (Birmingham Small Army) peninggalan zaman penjajahan yang ada di kota Pematangsiantar akan melakukan arak-arakan. Barisan becak antik itu untuk merayakan Ulang Tahun (Ultah) BSA Owner Motorcycles Siantar  (BOMS) ke10.

Pada HUT BOMS ke-10 kali ini panitia berkomitmen untuk mempertahankan kearifan lokal  yang menjunjung tinggi adat budadya daerah. Acara hiburan juga menampilkan band-band lokal. Kegiatan ini rencananya akan dihadiri sekitar 7.000 biker dari dalam negeri bahkan dari luar negeri, yang dipisatkan di Lapangan Haji. Adam Malik, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar.

Erizal Ginting selaku Persiden BOMS, mengatakan, kegiatan yang mereka rancang sengaja  dibuat untuk menunjukkan bahwa Kota Pematangsiantar memiliki budaya dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik.

“Jadi nanti ada artis yang datang seperti Indro Warkop, Andra and The Back Bone sebagai bikers bukan artis. Jadi yang tampil itu adalah dari lokal dan menyaksikan aksi kearifan lokal Siantar, salah satunya adalah Becak Siantar,” paparnya.

Erizal menuturkan, dirinya ingin menunjukan bahwa bagaimana peradaban Kota Siantar di dunia entertainment. Dirinya mengundang band Siantar yg ngejam dan ditonton artis-artis.  “Ini supaya mereka mengenal Siantar. Selain peradaban baru, Siantar itu heterogen karena budaya perantau,” sebutnya.

Selain itu, BOMS juga akan meresmikan Tugu Becak Siantar di Lapangan Parkir Pariwisata, Jalan Merdeka, Kecamatan Siantar Barat. Tugu itu didesign dengan berbagai karakteristik. Erizal memaparkan tugu becak itu dibagi 4 bagian yang dikerjakan oleh 4 orang seniman. Bagian pertama sepeda motor dikerjakan seniman Medan. Tempat penumpangnya dari seniman Semarang, kerangka dan ban serap dikerjakan seniman Bandung.

“Itu kita buat dipisah-pisah. Jadi penggabungannya digabungkan dengan baut besi. Semuanya kan dari batu alam. Memang ada yang tidak bisa memakai batu, seperti jari-jari dan keranjang kita ganti pakai besi. Totalnya berbiaya Rp 718 juta. Dan untuk pembuatan becak sebesar Rp 450 juta dan dikerjakan selama 5,5 bulan. Tugunya setinggi 7 meter,” sebutnya.

Sementara para bikers yang datang dari luar negeri seperti Singapura salah satu menteri, Malaysia keluarga dari kerajaan malaysia, Thailand, Filipina dan sebagainya yang diperkirakan sekitar 200 an biker. Sedangkan dari Indonesia sebanyak 6.000 an bikers.(maris)

Loading...
author