95 Rumah Warga Di Sergai Porak Poranda Di Hantam Puting Beliung

rumah-ermanM24.CO | SERDANG BEDAGAI – Sebanyak 95 rumah warga rusak berat dan ringan di hantam angin puting beliung yang melanda Kabupaten Sergai Senin sore ( 17/10) sekira pukul 17:00 WIB. Tak hanya itu Rumah ibadah  dan sekolah dasar di Kecamatan Pegajahan juga rusak di terjang angin putting beliung tersebut.

Data yang di himpun M24.CO, Selasa (18/10) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah  (BPBD)  Kabupaten Sergai tercatat,  95 rumah warga rusak berat dan ringan,  satu unit sekolah dasar dan satu unit rumah ibadah. Di Kecamatan Sei Rampah di Desa Silau Rakyat dan Desa Pematang Ganjang, terdapat 34 rumah rusak berat dan ringan, di antaranya 4 rusak berat dan 30 rusak ringan. Untuk kecamatan Perbuangan  di Desa Melati II terdapat 15 rusak berat dan ringan di antaranya 7 rusak berat dan 8 rusak ringan.

Di kecamatan Pegajahan terdapat 31 rumah rusak diantarnaya 7 rusak berat, 24 rusak ringan, dan 1 unit sekolah dan dasar dan rumah ibadah rusak ringan dan rumah warga rusak itu berada di Desa Petuaran Hilir, Jati Mulyo, Lestari, Desa Pegajahan dan Deas Petuaran Hulu.

Untuk kecamatan Tebing Tinggi terdapat 4 rumah rusak diantaranya 2 rusak berat dan 2 rusak ringan kerusakan itu berada di Desa Paya Lombang dan Desa Paya Mabar.  Untuk Kecamatan Sei Bamban terdapat 13 rumah rusak diantarnya 4 rusak berat dan 9 rusak ringan dan kerusakan itu berada di Desa  Sei Buluh.

“Data sementara ada 95 rusak berat dan ringan satu rumah ibadah dan satu sekolah dasar saat ini pihak BPBD Sergai telah melakukan pendataan dan penyaluran bantuan begitu juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial, Koperasi dan ketenagakerjaan serta Polri, Koramil, Dinak Kesehatan dan dinas lainnya” ucap Kabid BPBD Sergai Iwan Kepada M24.CO.

Erman (52) korban terparah warga Dusun I Penjemuran Desa Silau Rakyat Kecamatan Sei Rampah kepada M24 Selasa (18/10) pagi menuturkan sore itu dia bersama istri dan kedua orang anaknya tengah berada di dalam rumah semi permanen berdinding tepas beratapkan seng.

“Tiba-tiba cuaca gelap hujan turun dengan lebatnya di Sergai petir bersahut-sahutan, setelah beberapa saat angin kencang bertiup berputar-putar langsung menghantam rumah kami hingga rubuh seluruhnya,” ujar Herman.

Ditambahkan ayah dua anak itu, mereka berempat terjebak di ruangan belakang rumah, setelah hujan reda tetangga datang membantu mengeluarkan mereka dari rumah dan mengungsi dirumah kelauarga, diakui Herman selain rumahnya rubuh perabotan rumahnya juga turut rusak sehingga dia mengalami kerugian puluhan juta rupiah, namun dia bersyukur keluarganya tidak ada cidera.

Hal serupa diutarakan Arifin (50) warga yang sama akibat puting beliung ruangan depan seng beserta kap rumahnya terbang hampir 50 meter. “ aku bersama anak dan istriku sedang berada di ruang tamu namun tiba-tiba atap rumahku berderak hingga dalam wakti sebentar saja atap rumahku langsung terbang kami pun lari keluar rumah untuk menyelamatkan diri ke rumah tetangga” ucap Arifin. ( Darmawan)

Loading...
author