Ada Yg Kenal, Bocah asal Tapteng Ini Hilang di Sidimpuan

172

anakM24.CO| PADANGSIDIMPUAN

Kasihan. Ada yang mengenali wajah bocah ini. Namanya, Andika Pratama Manalu (8). Diketahui tinggal di Desa Tukka, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Malangnya, hilang saat orangtuanya beribadah ke Sidimpuan, Minggu (16/10/2016).

Peristiwa hilangnya anak pertama dari 3 bersaudara, hasil pernikahan Darwin Harahap dan Tiodor Panggabean itu, berawal saat Andika ditinggal di kos tantenya bernama Tresia Panggabean (22) di Kampung Salak, Kecamatan Padangsidimpuan Utara.

Korban ditinggal karena, Tresia dan keluarga yang lain  pergi ke gereja.  Saat itu, anak yang masih duduk di kelas dua sekolah dasar tersebut ditemani oleh salah seorang penghuni kos bernama Desi Panggaean.

“Karena saat itu kami mau ke gereja, makanya Andika kami titip dengan Desi,”ujar Tresia kepada metro24.co ketika ditemui di kosnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, saat ditinggal di kos, Andika berada di depan pintu kamar Desi, karena dia tidak mau masuk ke dalam kamar. Selang beberapa menit setelah ditinggal, Andika langsung hilang. Mengetahaui Andika tidak berada di kos, Desi mencoba mencarinya sendiri namun tidak ditemukan.

Karena merasa panik, akhirnya Desi melaporkan kejadian tersebut kepada kelurga Andika. Selain itu, di juga menanyakan kepada warga setempat apakah ada melihat Andika.

“Saya berharap dia ditemukan dalam keadaan selamat, karena dia datang ke Padangsidimpuan untuk menghadiri wisuda saya,”ujarnya. Sementara itu, Tio Manalu, 52, nenek Andika mengatakan, korban tiba di Kota Padangsidimpuan pada Jumat (14/10)lalu

“Kami datang kesini untuk menghadiri wisuda tantenya,”ujar Tio sambil histeris. Menurutnya, sehari sebelum hilang, korban menginap di rumah orang tuanya di Desa Aek Bayur, Kecamatan Batunadua, Kota Padangsidimpuan.

Menurutnya, sejak kecil Andika tinggal bersamanya di Kabupaten Tapteng. Diceritakannya, tadi pagi, sebelum Andila hilang, pukul 09.00 WIB, Darwin Harahap  mengantarkannya ke kos tantenya dari desa Aek Bayur. Sebab, rencananya hari ini Andika akan pulang ke Tapteng bersama dia.

“Rencananya, setelah saya pulang gereja, kami langsung pulang, karena besok di sekolah,”imbuhnya. Sayangnya, peristiwa tersebut belum dilaporkan ke pihak kepolisian Polresta Padangsidimpuan. (sabar)

Loading...