Aek Mata Meluap Warga di Bantaran Sungai Mengungsi

banjir-2-copy M24.CO|MADINA
Debit air sungai aek mata semakin tinggi membuat warga Warga yang berada di sepanjang pinggiran sungai Aek Mata, mengungsi, Selasa (15/11/2016) petang.

Pantauan dilokasi Sungai Aek Mata terlihat warga yang berada di bantaran sungai sudah mengungsi ke Sekolah SMP Negeri 2 Panyabungan dan sekolah Dasar yang tidak terjangkau luapan sungai.

Dan terlihat luapan sungai di Sungai Aek Mata sudah mulai melebihi dari Dek sungai, dan air sungai membawak potong- potongan kayu besar, sungai sudah mulai pukul 18. 00 Wib.

Dijembatan sungai Aek mata warga berbondong- bondong menyaksikan dan membantu untuk membersihkan potongan kayu yang terbawak dari hulu sungai aek Siobon, sehingga arus lalu lintas sempat macet sepanjang 4 kilo meter berlawanan arus.

banjir-3-copySedangkan tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah langsung turun kelokasi untuk memberikan bantuan kepada warga yang berada di bantaran sungai, dan membersihkan kayu- kayu yang membuat arus sungai tersumbat.

Kepala Bandan Penanggulangan Bencana Daerah Rizfan Julyardi yang di jumpai di lokasi menghimbau kepada warga yang berada di bantaran sungai agar berhati- hati dan mempersiapkan barang berharga dari rumah, karena bencana ini bisa datang kapan saja.

“Kita menghimbau warga supaya tetap waspada walapun air sudah surut, karena ini masih hujan deras, kita juga akan terus memantau perkembangan bencana ini,”ucapnya

Lanjutnya, saat ini tim dari BPBD Madina juga sudah kita kerahkan agar terus berjaga- jaga kalau ada luapa sungai susulan, dan kita juga sudah kerahkan ke Desa Siobon untuk memastikan keberadaan warga, dimana Desa Siobon ini susah untuk berkomunikasi, sehingga kita kewalahan mencari informas.

“Mengenai ada informasi rumah warga di Desa Siobon belum dapat kita pastikan, tapi sudah kita suruh Tim BPBD ke lokasi untuk mencek kebenarannya,”akhirinya.(putra)

Tags:
Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.