AJI: TNI Musuh Kebebasan Pers

IMG_1132
M24.CO|MEDAN

Pada peringatan HUT TNI ke-71, ratusan jurnalis di Kota Medan mengelar aksi turun ke Jalan, Rabu (5/10/2016). Aksi ratusan jurnalis dari berbagai media cetak, elektronik dan media online yang dilakukan di Bundaran Sudirman, Jalan Sudirman, sebagai bentuk kecaman terhadap aksi kekerasan yang dilakukan prajurit terhadap wartawan Net TV di Madiun.

Selain itu, kasus kekerasan yang dilakukan oleh prajurit TNI AU terhadap beberapa jurnalis di Medan saat meliput di Sari Rejo juga masih menjadi sorotan mereka.

Dalam aksinya, para jurnalis membawa poster yang bertuliskan berbagai kecaman. Mereka juga melakukan aksi menutup mulut dengan menggunakan lakban hitam. Tak hanya itu, aksi tersebut diwarnai dengan teatrikal pemukulan terhadap jurnalis. “Kami miris melihat hingga saat ini belum ada kepastian hukum terhadap pelaku penganiaya jurnalis di Sari Rejo,” kata koordinator aksi Amrizal.

Ketua AJI Medan, Agoez Perdana mengatakan, aksi yang dilakukan dalam peringatan HUT TNI ke-71 ini, sebagai bentuk protes atas lambatnya proses hukum pelaku kekerasan oleh TNI kepada jurnalis, hingga tidak salah jika TNI menjadi musuh kebebasan pers. Bahkan penyidik TNI terkesan mengaburkan persoalan dan memutarbalikan fakta.

Untuk itu, kami bersama organisasi dan komunitas jurnalis yang di Sumatera Utara mendesak pelaku kekerasan TNI segera diseret ke peradilan militer untuk diadili.

“Kami tidak butuh janji atau permintaan maaf dari TNI atas kekerasan yang menimpa rekan kami di Medan, Madiun, dan daerah lain di Indonesia yang hingga kini pelakunya tidak pernah diadili, ” jelas Agoez.

Kami akan terus melakukan upaya hukum, agar para pelaku kekerasan yang dilakukan oleh TNI terhadap jurnalis diproses dengan memasukkan ancaman pidana 2 tahun penjara dan denda maksimal 500 juta dari UU Pers No 40/1999

Ratusan jurnalis kemudian melakukan aksi berjalan kaki ke Markas Komando TNI AU di Jalan Imam Bonjol, Medan. Aksi ini berjalan dengan tertib dengan dikawal oleh puluhan personil kepolisian.

Kasus-kasus kekerasan yang dilakukan oleh oknum anggota TNI terhadap jurnalis belakangan ini terus menjadi sorotan. Secara nasional aksi-aksi untuk mendesak penuntasan kasus-kasus tersebut terus digalang namun hingga saat ini masih terkesan jalan ditempat.(winsah)

Loading...
author