Alih Fungsi Lahan Ganja, Panyabungan Timur Akan di Jadikan Pusat Holtikultura

lahanM24.CO |MADINA – Lahan Ganja di Kecamatan Panyabungan Timur Kabupaten Mandailing Natal pada tahun 2017 direncanakan dijadikan pusat tanaman Holtikultura di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Sebagai langkah Pemerintah Daerah didalam mengalih fungsikan tanaman ganja yang selama ini menjadi sumber kehidupan masyarakat yang ada pada beberapa desa dikecamatan Panyabungan Timur. Dalam hal ini Dinas Pertanian Kabupaten Madina akan bekerjasama dengan Alumni SMA Negeri 1 Panyabungan dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Pertanian Bogor (LPPM IPB).

“ Kita dari Dinas Pertanian bersama dengan Tim LPPM-IPB sudah melakukan peninjauan khususnya di desa Pardomuan dan Hutabangun pada umumnya masyarakat desa setempat menginginkan adaanya pertanaman holtikultura” Ujar Kepala Dinas Pertanian Madina, Taufik Zulhendra Ritonga.SP.MM kepada wartawan, Sabtu (8/10).

Taufik mengatakan, dalam peninjauan yang dilakukan pihaknya bersama dengan Tim LPPM-IPB tersebut selain menginginkan adanya pertanaman holtikultura seperti kol, kentang dan bawang merah, masyarakat pada dua desa tersebut juga menginginkan pertanaman padi gogo,nilam dan  perkebunan jernang.

“Mengingat selama ini tanaman padi tidak pernah ada didesa tersebut kita menanggapinya dengan mengalokasikan tanaman padi gogo sebanyak 50 hektar per desa melalui pengajuan CPCL oleh BP3K,” sebut Kadis.

Mengingat lokasi pertanaman yang diusulkan para warga merupakan daerah perbuktitan yang cukup terjal, tim dari LPPM-ITB mengharapkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal untuk terlebih dahulu membangun sarana transportasi  jalan untuk memudahkan masyarakat didalam melakukan pengangkutan hasil  produksi dari hasil  usaha tani masyarakat.(putra)

Loading...
author