AMCI Minta Panglima TNI Bersikap Tegas!

257
edit=
Para jurnalis medan melakukan aksi demo di hut tni ke 71 (metro24.co/dedi)

M24.CO|MEDAN

Hari ini, 5 Oktober 2016, bertepatan dengan peringatan HUT TNI ke-71, para jurnalis di Medan, Sumut gelar aksi solidaritas tutup mulut sebagai bentuk kecaman terhadap TNI yang kerap melakukan kekerasan kepada jurnalis saat melakukan peliputan. sebagai kado perayaan HUT TNI kali ini aksi digelar di tugu air mancur Bank Mandiri Medan.

Aksi solidaritas tutup mulut sebagai bentuk kecaman terhadap TNI yang kerap melakukan kekerasan kepada jurnalis saat melakukan peliputan. Saat meliput bentrok antara warga Sari Rejo dengan oknum TNI AU dalam kasus sengketa lahan, yang hingga saat ini kasusnya belum terselesaikan.

Jurubicara PB AMCI, Suhardiman, nnemengatakan aksi damai para jurnalis ini dilakukan sebagai bentuk rasa kebersamaan dalam menyikapi kekerasan yang dilakukan oknum TNI AU Lanud Soewondo beberapa waktu lalu terhadap wartawan saat meliput aksi bentrokan antar warga dan TNI AU dalam sengketa tanah Sari Rejo.

Dimana para jurnalis yang sedang bertugas melakukan peliputan menjadi korban pemukulan, perampasan maupun pelecehan seksual.

Untuk itu sambung Suhardiman, para jurnalis di Medan sepakat untuk melakukan aksi damai terkait kekerasan fisik yang ditunjukan oknum TNI AU Lanud Soewondo

“Aksi ini sekaligus sebagai bentuk solidaritas para jurnalis di Medan terhadap rekan kita dari Net TV di Pulau Jawa pada Minggu 2 Oktober 2016 kemarin, yang juga mengalami kekerasan dari oknum TNI saat meliput bentrokan warga dan TNI,” jelasnya.

AMCI dalam hal ini meminta ketegasan Panglima TNI untuk mengungkap kasus kekerasan jurnalis yang menyebabkan jatuh korban beberapa jurnalis.

“Panglima TNI diminta untuk segera mengadili sekaligus menahan para pelakunya yang kini masih bebas,” cetus Jurubicara AMCI.(Winsah)

Loading...