Apel Bersatu di Tapsel,  Korem 023/KS: Memupuk Kembali Rasa Persatuan dan Kesatuan

sidimpuanM24.CO l|TAPSEL

Kabupaten Tapanuli Selatan beserta seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan elemen masyarakat akan menggelar upacara Apel Nusantara Bersatu.

Upacara itu dilaksanakan dalam rangka mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Rabu (30/11),

“Gerakan Apel Nusantara Bersatu ini adalah sebagai jawaban terhadap maraknya isu makar baru-baru ini oleh pihak yang ingin memecah belah bangsa. Indonesia adalah milik kita bersama, maka, bila ada ancaman untuk memecah belah NKRI, kita atasi bersama-sama dengan menunjukkan nusantara bersatu

Komandan Korem 023/KS Kolonel Infantri Richard TH Tampubolon dalam  sambutan mengajak  semua anak bangsa  untuk menggugah dan memupuk kembali rasa persatuan dan kesatuan

pantauan M24.CO, bertempat di Aula  Pondok Pesantren Baharuddin desa Janji Mauli Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan dengan jumlah peserta lebih kurang 1100 orang terdiri dari berbagai unsur lapisan masyarakat, organisasi tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama organisasi kepemudaan dan mahasiswa se Kabupaten Tapanuli Selatan.

dihadapan ribuan orang yang hadir Komandan Korem 023/KS Kolonel Infantri Richard TH Tampubolon juga mengatakan, Walaupun isu gerakan makar tersebut belum terbukti kebenarannya, namun isu itu tidak bisa dianggap sepele. Dalam artian, kita harus tetap waspada dengan mempererat kesatuan bangsa.

Salah satunya dengan melaksanakan Apel Nusantara Bersatu pada hari ini Rabu 30/11 /2016 , yang dilaksanakan serentak secara Nasional

Seperti diketahui, pada penghujung tahun 2016 ini, bangsa Indonesia sedang diuji dengan berbagai permasalahan termasuk keutuhan NKRI. Melihat kondisi itu, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo telah menggagas gerakan Nusantara Bersatu sebagai bentuk mempererat kesatuan bangsa dalam rangka mempertahankan keutuhan NKRI, Dan gerakan Nusantara Bersatu tersebut akan dilaksanakan serentak di seluruh provinsi di Indonesia pada tanggal 30 November 2016.[sabar]

Loading...
author