BBMKG: Hujan Ringan Hingga Sedang, Potensi Longsor Bisa Terjadi di Kawasan Pegunungan

bmkg-medanM24.CO|MEDAN
Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I mencatat curah hujan telah memasuki daerah pegunungan dengan intensitas ringan hingga sedang. Sedangkan tiga hari kedepan curah hujan di dataran rendah masih berpotensi sedang hingga tinggi.

Kepala Bidang dan Data BBMKG Wilayah I, Sunardi SKom mengatakan musim hujan di Provinsi Sumut diperkirakan sampai November. “Daerah pegunungan sekarang ini sudah masuki musim hujan dengan intensitas ringan hingga sedang,” kata Sunardi.

Menurut Sunardi, air hujan yang terjadi di daerah pegunungan akan berdampak ke dataran rendah. “Diprediksi air hujan berdampak ke dataran rendah. Sewaktu-waktu akan terjadi air kiriman dari pegunungan ke dataran rendah,” ujarnya.

Sedangkan curah hujan di Kota Medan tiga hari kedepan masih tinggi. Untuk hujan di daerah lain seperti Stabat dan Langkat diprediksi bersifat merata dengan intensitas sedang. “Pada intinya secara keseluruhan Sumut musim hujan disertai angin kencang dan kilat/petir,” tuturnya.

Daerah yang berpotensi longsor hingga November ini, lebih lanjut dikatakan Sunardi, yakni Karo, Pakpak Bharat, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Palas, dan Paluta. “Kalau sudah musim hujan di daerah itu berpotensi longsor,” ungkapnya.

Sunardi menyebutkan hujan diprediksi terjadi pada sore dan malam hari. “Kalau siang hari hujan jarang terjadi, tapi itupun tergantung kondisi alam juga. Untuk suhu udara minimal 29 derajat celsius dan maksimal 33 derajat celsius. Tinggi gelombang laut 2-3 meter,” bebernya.

Pihak BBMKG Wilayah I mengimbau warga yang tinggal di daerah bantaran dan perkotaan masih menghadapi curah hujan dengan intensitas tinggi waspadai banjir. “Daerah pegunungan yang kini telah masuki hujan dengan intensitas ringan hingga sedang waspadai longsor,” pungkasnya. (van)

Loading...
author
Not Cool, Not Handsome, Not Rich, Not Famous too... Just the Sinner's wanna try to be nice MAN