BKBKK Tapteng Canangkan Kesatuan Gerak PKK-KB Kes Sekaligus Kontap MOW

 

Teks Foto: Kepala Badan KB dan KK Tapteng Arta Siregar dan Ketua TP PKK Tapteng Ny Bukit Tambunan di Dampingi Perwakilan BKKBN Provsu saat melakukan kunjungan Kontap MOW di RSUD Pandan.

Teks Foto: Kepala Badan KB dan KK Tapteng Arta Siregar dan Ketua TP PKK Tapteng Ny Bukit Tambunan di Dampingi Perwakilan BKKBN Provsu saat melakukan kunjungan Kontap MOW di RSUD Pandan.

M24.CO||TAPTENG

Badan KB dan Kesejahteraan Keluarga  Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), canangkan kesatuan gerak PKK-KB kes, sekaligus pelayanan akseptor Medis Operasi Wanita (MOW) di RSUD Pandan,

Kepala Badan KB dan KK Kabupaten Tapanuli Tengah, Arta Siregar S.Pd, dalam sambutannya mengatakan, kesatuan gerak PKK-KB kes ini merupakan kerjasama tim PKK dengan badan KB dan KK, Dinas Kesehatan, Badan PMD-P desa Kabupaten Tapteng,

“Ada sepuluh program yang pokoknya bertujuan untuk memberdayakan keluarga dalam mencapai kesejahteraan keluarga. Melalui kegiatan kesatuan gerak PKK KB kes yang dilaksanakan setiap tahun telah banyak di capai, namun masih memerlukan upaya konkrit dalam memberikan kontribusi yang nyata, terhadap cakupan pelayanan KB dan kesehatan, yang telah dilakukan melalui kelompok dasa wisma, posyandu, Pos Pembantu KB Desa (PPKBD), sub pos pembantu desa (sub PPKBD), poskesdes, puskesmas maupun yang lainnya.Terutama kita prioritaskan pada daerah terpencil, daerah tertinggal, daerah perbatasan dan kepulauan, khususnya kepada masyarakat atau keluarga prasejahtera,” sebutnya. Sabtu (19/11) di Pandan

Kemudian Arta Siregar menyampaikan, bahwa Badan KB dan KK dalam tahun 2016 ini meraih juara 1 lomba KB IBI, dan juara 2 lomba penilaian kelompok Usaha Peningkatan Keluarga Sejahtera (UPKS) tingkat Provsu.

“Tanggal 27 Oktober kemarin kita telah melaksanakan pelayanan implant secara serentak di seluruh Kecamatan se Tapteng, dengan hasil capaian lebih 2.000 akseptor implant. Kita ucapkan terimakasih kepada BKKBN Provsu yang telah memberikan dukungan alat kontrasepsi, sehingga terlaksana pelayanan ini dengan baik,”tukasnya.

Dilihat dari segi ekonomi, kata Arta, pasangan usia subur di Tapteng sebanyak 62.436. Bila pasangan usia subur ini tidak mengikuti program KB, maka tahun depan akan bertambah penduduk sebanyak 62.436 orang, dengan perkirakan biaya melahirkan normal sebesar Rp 500.000, pada tanggal 21 sampai 23 november ini BKBKK Tapteng akan melaksanakan safari implant serentak di 20 Kecamatan di posyan-kes untuk pelayanan 3000 akseptor, maka di momen kesatuan gerak PKK KB kes,  Badan  KB dan KK melaksanakan implan 5000 akseptor, MOW sebanyak 500 akseptor.

“Hari ini juga Badan KB dan KK Tapteng melaksanakan kontap wanita (MOW) sebanyak 250 orang akseptor dalam pelayanan di RSUD Pandan,” terang Arta Siregar.

Kepala perwakilan BKKBN Provsu, H Sofyan Rangkuti SE MAP, mengatakan, agar hasil yang di harapkan aktif secara berkesinambungan, rangkaian kegiatan pekan pelayanan KB, baik di masing -masing puskesmas, akan dilaksanakan dari tanggal 24 sampai 30 November 2016 ini,” terangnya.

Sofyan menambahkan, ini juga nanti akan diawali dengan KB implantasi serentak di 33 Kabupaten/Kota. Kemudian seminggu ke depannya akan di lakukan pelayanan KB, di mulai awal Januari sampai dengan April.

Pj Bupati Tapteng Drs Bukit Tambunan MM mengatakan, program KB kes dalam masayarakat maju dan modern, merupakan prasyarat mendasar dan penting bagi terwujudnya kekuatan dan ketahanan sebuah bangsa.

“Negara yang penduduk terbanyak no 4 ada di negara kita Indoensia ini. Saya kira ini dapat kita kendalikan, cukup 2 anak saja sampai ke tingkat desa, demi menekan pertumbuhan penduduk semakin bertambah ini,” tandas Bukit.(andreas)

Loading...
author