BNNP Sumut Siap Terapkan UU RI No.35 Tahun 2009

153

M24.CO-P.SIDIMPUAN

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara Brigjend Andi Loedianto mengatakan kepadaM24.CO baru-baru ini di Padangsidimpuan, dalam kunkernya ke kantor BNNK Tapsel bahwa pihak BNNP Sumut akan menerapkan  beberapa pasal pidana terkait orang-orang yang tahu namun membiarkan terjadinya penyalahgunaan narkoba diwilayah Sumut termasuk Padangsidimpuan,

karena paling serius yang harus ditangani setelah kota Medan dan Pematangsiantar, Penerapan pasal tersebut sebagai bentuk komitmen penuh BNN dalam memerangi narkoba.

Menurutnya, pasal-pasal yang akan diterapkan tersebut ampuh untuk menjerat siapa saja yang membiarkan peredaran narkoba terjadi di lingkungan masyarakat.  Sejumlah pasal tersebut antara lain, pasal 128 dan pasal 131 UU RI No35 Tahun 2009. “Kami akan jerat jika ada masyarakat yang tidak melaporkannya,” ujar Andi pada Sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) .

Pasal 128 ayat (1) menegaskan, orangtua atau wali dari si pecandu yang belum cukup umur, (sesuai pasal 55) yang sengaja tidak melapor, diganjar pidana penjara paling lama enam bulan atau denda paling banyak Rp1 juta. Dan ayat 2, bunyinya, pecandu narkotika yang belum cukup umur dan telah dilaporkan oleh orang tua atau walinya (sesua pasal 55) tidak dituntut pidana.

Begitu juga dengan Pasal 131 menyebut, setiap orang yang sengaja tidak melaporkan adanya tindak pidana narkoba, dipidana penjara paling lama satu tahun atau denda Rp 50 juta. “Dua pasal ini akan kita terapkan agar semakin banyak efek jera,” ujar  Mantan kapolsek Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau ini-(sabar)

Loading...