Bupati Palas Kawal Konflik Warga Dengan PT SSL

ef8bf943-da12-4f2a-9e01-e571aef913a2M24.CO l PALAS

Ribuan massa dari 5 Kecamatan di Kabupaten Padang Lawas Utara (Palas) menyuarakan haknya. Massa mendatangi Kantor DPRD setempat dan kantor Bupati, Selasa (29/11/2016). Dilakuakan karena warga merasa tanah mereka sudah diserobot oleh PT Sumatera Silva Lestari (SSL).

Sama seperti sebelumnya, warga menuntut pemerintah segera mencabut izin perusahaan tersebut dan mengembalikan tanah mereka. Sebelumnya, massa melakukan long march dari Lapangan Merdeka ke Kantor DPRD.

Sayang, meski 1 jam berorasi dilakukan oleh Erwin Pane, Risman Hasibuan, Mardan Hanafi Hasibuan, Zainal Hasibuan, namun tak satupun anggota DPRD Palas menemui mereka. Hingga akhirnya massa menyegel kantor wakil rakyat itu dengan memasangkan kain panjang.

Alasannya (DPRD red) sedang dinas keluar kota. Setelah itu, Saiful Bahri Daulay mewakili Pimpinan DPRD menemui massa meski ditolak. “Mohon tenang dulu, saya disini wakil rakyat, sebagai perwakilan kalian. Tunggu saya terima dulu,” kata Saiful sembari mengajak tenang warga sudah emosi.

“Kami tak terima. Masak dari 30 anggota dewan hanya satu yang ditempat. Alasannya keluar dinas. Sesuai undang-undang MD3 bahwa tak diperkenankan semua dewan melakukan keluar dinas harus ada yang tinggal. Jadi mohon kami dibiarkan lewat untuk menyegel kantor ini,”teriak Zainal.

Usai melakukan penyegelan, massa langsung dikawal ketat anggota Polres Tapsel, Brimob, Satpol PP menuju Kantor Bupati. Sebanyak 14 orang sebagai perwakilan diterima Bupati H Ali Sutan Harahap, dengan menyambut baik tuntutan warga. Bahkan, dihadapan perwakilan bupati langsung menghubungi Maneger PT SSL. Bupati meminta agar tidak melakukan aktifitas di lahan konflik. Bupati juga siap mengawal persoalan ini ke provinsi hingga pusat. (sabar)

Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.