Demo 2511, FKUB Bilang Umat Islam Jangan Anarkis

M24.CO`|MEDAN

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumut, sebagai salah satu lembaga atau organisasi yang menangani kondusifitas umat beragama, menganjurkan warga kaum muslimin yang nantinya akan ikut berunjukrasa menuntut penegakan hukum terhadap Gubernur non aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok, untuk menjaga kedamaian.

Ketua FKUB Sumut, DR H Maratua Simanjuntak menyampaikan hal tersebut menanggapi adanya rencana aksi unjukrasa demo lanjutan menuntut dilakukannya penahanan terhadap Ahok oleh Mabes Polri, yang kemungkinan dilaksanakan pada 25 Nobember (2511) dan 2 Desember 2016 (212) di Medan.

“Saya berharap demo bisa berlangsung seperti sebelumnya. Bisa berlangsung damai. Sehingga pemerintah bisa menyahutinya dengan lapang dada,” tutur Ketua FKUB Sumut di kantor MUI Sumut, Sabtu (19/11/2016).

Perlunya aksi damai ini justru untuk mengambil simpati masyarakat pada aspirasi yang diteriakkan. “Jangan sampai ada antipati dari masyarakat terhadap demo yang dilakukan,” tambah Maratua.

FKUB juga meminta pemerintah, untuk lebih arif dalam menghadapi para pendemo agar unjuk rasa bisa berjalan tenteram.

“Demikian juga kami meminta para pengunjukrasa agar mengikuti proses hukum yang dijalankan. Jangan sampai ada tindakan anarkis yang dilakukan. Kalau sudah proses hukum itu dijalankan. Ya sudah, itu yang harus diterima. Karena kita harus berpedoman dengan hukum. Kita kan tetap negara Pancaaila,” ungkapnya.

Yang utama, FKUB juga mendesak, agar aparat kepolisian bertindak cepat dalam memproses kasus dugaan penistaan agama yang dituduhkan pada Ahok, karena umat muslim masih merasa sakit hati apabila proses hukum tidak dijalankan.

“Kita berharap penegak hukum, polisi, kejaksaan nanti bisa serius, agar ini tidak berlarut – larut,” ucapnya. (winsah)

Loading...
author