FKub Sibolga Minta Pemerintah Berikan Keamanan Beribadah

M24.CO| SIBOLGA
Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Sibolga, mengingatkan pemerintah untuk memposisikan seluruh masyarakat dengan tidak membedakan suku, agama dan ras, serta memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi setiap warga dalam menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinan dan kepercayaan masing-masing.

“Kita mengutuk pelaku pemboman Gereja Oikumene Samarinda pada minggu 13 Nopember 2016 yang telah mengakibatkan jatuhnya korban pada anak-anak generasi masa depan bangsa dan keluarga,” ujar Ketua FKUB Sibolga H.Nurdiswar Jambak, Rabu Siang (16/11/2016).

Tindakan melakukan teror bom atau mengganggu pelaksanaan peribadatan, kata Nurdiswar merupakan tindakan terkutuk.”Kita meminta aparat kepolisian untuk menindak pelaku dan kelompoknya secara cepat, tegas dan berkeadilan,” tukas Nurdiswar.

Selain itu kata Nurdiswar, FKUB Sibolga menghimbau seluruh masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh tindakan yang berupaya memecah bela persatuan dan kesatuan yang selama ini telah berjalan baik dalam bingkai bhinneka tunggal ika. “Kita berharap, semoga para korban dan keluarga korban diberi kekuatan oleh Tuhan Yang Maha (Andreas)

Tags:
Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.