FPKS Soroti Persoalan Banjir dan Sampah

115

M24.CO|MEDAN
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) meminta kepada pemerintah Kota Medan serius menanggapi persoalan banjir yang kerap melanda jika hujan turun. Pemko diminta harus punya solusi konkret guna meminimalisir bajir yang sering terjadi.

“Khusus di kawasan Medan bagian utara, Pemko harus ekstra perhatian, sebab kawasan tersebut rentar dilanda bajir bahkan bisa hingga berhari-hari,” ucap Rajudin Sagala, anggota FPKS, Selasa (11/10) di gedung DPRD Medan.

Adapun, kata Rajudin, banjir sering menggenangi rumah warga di kawasan Kelurahan Sei Mati, Kelurahan Martubung Kec Medan Labuhan. Selanjutnya Kelurahan Terjun, Kelurahan Rengas Pulau, Kelurahan Tanah Enam Ratus Medan Marelan.

“Kelurahan Mabar Hulu, Kelurahan Mabar Hilir, Kelurahan Tanjung Mulia Medan Deli dan Kecamatan Medan Belawan. Itu adalah lokasi yang selalu digenangi air apabila hujan turun mengguyur,” terang Rajudin.

Untuk itu dia mendesak perlu adanya penanganan yang dilakukan agar bisa mengurangi peluang terjadinya banjir. “Pemko Medan di tahun 2017 melakukan koordinasi dengan Pempropsu dan Balai Wilayah Sungai Propinsi Sumut. Tujuannya agar bisa mengatur air di sungai Sei Kera. Kalau sudah ada kontrol, maka dengan mudah bajir bisa teratasi,” pungkasnya. (red)

Loading...