Gaji Perawat di Daerah di Bawah Standar

perawat6

M24.CO|MEDAN

Pelantikan Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Sumut Periode 2016-2021 sekaligus Seminar Keperawatan Standar Bahasa Keperawatan NANDA, NOC dan NIC di Aula Martabe Lantai 2 Kantor Gubsu Jalan Diponegoro Medan.

Ketua DPP PPNI Harif Fadhillah menyampaikan saat ini pihaknya terus berbenah lewat program kerja menyelesaikan sejumlah persoalan dan tantangan yang dimiliki perawat di Indonesia seperti halnya soal kesejahteraan. Pasalnya hingga saat ini masih banyak perawat di daerah yang digaji dibawah UMP maupun UMK. Dalam kesempatan itu Arif Fadhillah juga mengingatkan agar perawat meperhatikan etika dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat atau pasien.

Pasalnya menurut Arif Fadhillah belakangan ini pihaknya banyak mendapat keluhan terkait banyaknya perawat yang kurang beretika.

“Banyak keluhan sampai kepada kita belakangan ini. Makanya kami sedang merancang metode pembelajaran, dan bahkan kurikulum untuk pendidikan soal etika. Pelatihan-pelatihan perawat  nantinya harus masuk pelajaran soal etika. Perawat itu profesi yang mulia. Jadi jangan pernah perawat merendahkan kemuliaannya. Pesan saya kepada perawat mari kita layani masyarakat, pasien kita ini dengan memanusiakan manusia. Jangan sampai sekecil apun terlintas untuk tidak memanusiakan pasien kita,”ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPW PPNI Mahsur Al Hazkiyani. Dia mengatakan etika perawat akan menjadi perhatian pihaknya kedepan. Soal etika ini harus masuk kedalam kurikulum. Mahsur pun tidak membantah kalau belakangan ini perawat-perawat yang baru mulai berkurang etikanya.

“Kita tidak tau apakah salah di kurikulum atau metode pendidikannya. Itulah tugas kita bagaimana mendorong kurikulum menjadi lebih baik lagi. Dan menambah jam kurikulumnya,” pungkasnya. (winsah)

 

Loading...
author